Salah satu stratifikasi sosial di masyarakat yang termasuk dalam kategori di bawah kemiskinan adalah nelayan perempuan. Faktor-faktor kompleks yang saling berhubungan merupakan sumber utama yang melemahkan kemampuan masyarakat dalam membangun kawasan dan meningkatkan kesejahteraannya dan karenanya menyebabkan kemiskinan dan pengasingan. Di daerah pesisir, khususnya kelompok nelayan perempuan, kemiskinan dan pengasingan merupakan isu-isu khusus, masalah yang konsisten hampir di seluruh wilayah pesisir Indonesia. Artikel ini mencoba untuk menemukan model pemberdayaan perempuan nelayan lokal di Kabupaten Sidoarjo menggunakan pendekatan kewirausahaan sosial. Model ini kemudian dikombinasikan dengan pendekatan partisipatif yang didefinisikan sebagai upaya untuk mengembangkan kemandirian dan kesejahteraan wanita nelayan dengan meningkatkan pengetahuan, sikap, keterampilan, perilaku, kemampuan, kesadaran, dan pemanfaatan sumber daya dan optimalisasi potensi lokal melalui pembentukan kebijakan, program, kegiatan dan bantuan sesuai dengan esensi masalah dan prioritas pemenuhan kebutuhan dasar melalui pengembangan potensi ekonomi lokal dengan memperhatikan kelestarian lingkungan secara terpadu.
Copyrights © 2023