Pertambahan penduduk mempengaruhi kebutuhan akan tempat tinggal tidak sesuai dengan ketersediaan lahan yang ada dan berpotensi menimbulkan kawasan kumuh baru. Kawasan paling memungkinkan untuk menjadi kawasan kumuh di Kecamatan Tenggarong yaitu Kelurahan Loa Ipuh yang didasari oleh tingginya jumlah penduduk, terdapat bangunan yang berada di sempadan sungai dan berbatasan langsung dengan kawasan permukiman kumuh. Oleh karena itu perlu adanya evaluasi tingkat indikasi kekumuhan yang ada di Kelurahan Loa Ipuh, Kabupaten Kutai Kartanegara. Kemudian untuk melihat tingkat indikasi kekumuhan akan didapatkan dari segi perizinan, standar teknis dan kelaikan fungsi. Metode pengumpulan dilakukan secara primer maupun sekunder dengan menggunakan teknik analisis deskriptif komparatif. Diketahui berdasarkan hasil analisis maka didapatkan tingkat indikasi kekumuhan pada lokasi studi yaitu kumuh ringan dengan total nilai pada RT 26 sebesar 26 dan pada RT 29 memiliki nilai sebesar 24.
Copyrights © 2024