Indonesia secara geografis terletak pada daerah tropis yang memiliki kelembaban relatif tinggi. Kelembaban yang tinggi dapat meningkatkan risiko kontaminasi mikroba. Mikroba tumbuh subur pada lingkungan yang memiliki kadar air tinggi. Produk simplisia merupakan salah satu produk yang dapat terkontaminasi pada kondisi tersebut. Simplisia sebagai bahan baku obat tradisional/obat herbal biasanya disimpan dalam waktu yang cukup lama sebelum digunakan pada proses pembuatan obat. Sambiloto (Andrographis paniculata (Burm.f.) Nees) merupakan tanaman yang sering digunakan untuk bahan baku obat herbal.Dekontaminasi menggunakan ozon merupakan metode untuk menghilangkan kontaminan mikroba. Dalam penelitian ini dilakukan perlakuan ozon pada 50 g sampel herba sambiloto dilakukan dengan kekuatan 10 g/h dengan interval 0; 30; 60; 90 dan 120 menit. Efektivitas ozon diukur dengan melakukan uji Angka Lempeng Total (ALT) dan Angka Kapang Khamir (AKK) pada sampel yang diberikan perlakuan dan tanpa perlakuan (kontrol).Dekontaminasi mikroba menggunakan ozon 30; 60; 90; dan 120 menit pada simplisia herba sambiloto dapat menurunkan persentase nilai ALT berturut-turut sebesar 88%; 99%; 99,6% dan 100%, sedangkan untuk persentase penurunan nilai AKK berturut-turut adalah 33%; 67%; 100% dan 100%.
Copyrights © 2024