Kehidupan manusia tidak lepas dari energi listrik, banyak aspek dalam keseharian kita menggunakan energi listrik untuk beroperasi. Pada saat ini, energi tak-terbarukan menjadi energi utama yang digunakan. Penggunaan energi tak terbarukan membawa dampak besar bagi lingkungan dan menjadi kontributor utama perubahan iklim dan pencemaran lingkungan. Oleh karena itu, kebutuhan akan sumber energi baru dan terbarukan (EBT) semakin meningkat. Universitas Negeri Malang telah berkembang menjadi universitas yang mengimplementasikan program green campus dengan banyak menggunakan teknologi ramah lingkungan berbasis energi baru dan terbarukan (EBT). Oleh karena itu, dengan adanya TTG pengisian baterai bertenaga angin dan surya hibrida akan menjadikan Universitas Negeri Malang sebagai green campus. Sehingga kegiatan pengabdian ini berdampak positif terhadap mitra, baik dari aspek pengetahuan, sosial dan ekonomi yang berimbas pada pengguna, yakni warga UM sendiri.
Copyrights © 2024