Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

IMPLEMENTASI GREEN CAMPUS DENGAN STASIUN PENGISIAN BATERAI BERTENAGA ANGIN DAN SURYA HIBRIDA Aripriharta; muhammad cahyo bagaskoro
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 1 (2024): At-Tamkin - Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/attamkin.v7i1.4431

Abstract

Kehidupan manusia tidak lepas dari energi listrik, banyak aspek dalam keseharian kita menggunakan energi listrik untuk beroperasi. Pada saat ini, energi tak-terbarukan menjadi energi utama yang digunakan. Penggunaan energi tak terbarukan membawa dampak besar bagi lingkungan dan menjadi kontributor utama perubahan iklim dan pencemaran lingkungan. Oleh karena itu, kebutuhan akan sumber energi baru dan terbarukan (EBT) semakin meningkat. Universitas Negeri Malang telah berkembang menjadi universitas yang mengimplementasikan program green campus dengan banyak menggunakan teknologi ramah lingkungan berbasis energi baru dan terbarukan (EBT). Oleh karena itu, dengan adanya TTG pengisian baterai bertenaga angin dan surya hibrida akan menjadikan Universitas Negeri Malang sebagai green campus. Sehingga kegiatan pengabdian ini berdampak positif terhadap mitra, baik dari aspek pengetahuan, sosial dan ekonomi yang berimbas pada pengguna, yakni warga UM sendiri.
Preliminary Analysis of DC Grid with Photovoltaic for Row House Considering Off-Grid and On-Grid Conditions Aripriharta, Aripriharta; muhammad cahyo bagaskoro
CYCLOTRON Vol 8 No 01 (2025): CYCLOTRON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cl.v8i01.18152

Abstract

Pada penelitian ini, desain sistem jaringan DC mempertimbangkan beberapa hal, yaitu desain jaringan DC, kemiringan dan azimuth PV, penentuan pemasangan kabel instalasi, efisiensi, dan jatuh tegangan. Pada penelitian ini juga disajikan bentuk gelombang tegangan dan arus pada perubahan beban, kondisi on grid, dan off grid. Desain awal ini dibantu dengan aplikasi Matlab/Simulink untuk mensimulasikan dan menganalisa bagaimana kinerja dari DC microgrid. Penerapan DC grid pada sistem microgrid dengan beban rumah tangga memiliki efisiensi rata-rata yang tinggi yaitu mencapai 98,48%. Efisiensi sistem DC grid dipengaruhi oleh jumlah beban yang disuplai, resistansi kabel, dan konverter. Sistem jaringan DC juga akan mengurangi konversi AC ke DC atau sebaliknya sehingga memiliki efisiensi yang tinggi. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat dilihat bahwa jaringan DC dapat menjadi alternatif yang menjanjikan dalam aplikasi perumahan di daerah terpencil. Penelitian ini dapat menjadi bahan pertimbangan untuk pengembangan sistem DC di daerah terpencil di masa depan. Dengan mempertimbangkan potensi sumber daya dan efisiensi jaringan yang tinggi, diharapkan dapat membantu daerah-daerah terpencil untuk mendapatkan listrik.
Preliminary Analysis of DC Grid with Photovoltaic for Row House Considering Off-Grid and On-Grid Conditions Aripriharta, Aripriharta; muhammad cahyo bagaskoro
CYCLOTRON Vol 8 No 01 (2025): CYCLOTRON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cl.v8i01.18152

Abstract

Pada penelitian ini, desain sistem jaringan DC mempertimbangkan beberapa hal, yaitu desain jaringan DC, kemiringan dan azimuth PV, penentuan pemasangan kabel instalasi, efisiensi, dan jatuh tegangan. Pada penelitian ini juga disajikan bentuk gelombang tegangan dan arus pada perubahan beban, kondisi on grid, dan off grid. Desain awal ini dibantu dengan aplikasi Matlab/Simulink untuk mensimulasikan dan menganalisa bagaimana kinerja dari DC microgrid. Penerapan DC grid pada sistem microgrid dengan beban rumah tangga memiliki efisiensi rata-rata yang tinggi yaitu mencapai 98,48%. Efisiensi sistem DC grid dipengaruhi oleh jumlah beban yang disuplai, resistansi kabel, dan konverter. Sistem jaringan DC juga akan mengurangi konversi AC ke DC atau sebaliknya sehingga memiliki efisiensi yang tinggi. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat dilihat bahwa jaringan DC dapat menjadi alternatif yang menjanjikan dalam aplikasi perumahan di daerah terpencil. Penelitian ini dapat menjadi bahan pertimbangan untuk pengembangan sistem DC di daerah terpencil di masa depan. Dengan mempertimbangkan potensi sumber daya dan efisiensi jaringan yang tinggi, diharapkan dapat membantu daerah-daerah terpencil untuk mendapatkan listrik.
Optimasi Titik Daya Maksimum Global dan Distorsi Harmonik Arus pada Sistem PV-Inverter menggunakan Algoritma Migrasi Lebah (QHBM) Muhammad Cahyo Bagaskoro; Aripriharta; sujito; Saodah Omar
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 14, No 3: November 2025
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jnte.v14n3.1331.2025

Abstract

This paper investigates the optimization of the Global Maximum Power Point (GMPP) and the simulation of Total Harmonic Distortion of Current (THDI) from an inverter connected to a nonlinear load. THDI variations are analyzed with respect to ambient temperature (T) and solar irradiance (G). The study also highlights how harmonic components negatively affect steady-state voltage stability in photovoltaic (PV) systems. The Queen Honey Bee Migration (QHBM) algorithm is applied to optimize GMPP while minimizing THDI. An off-grid PV-inverter system is modeled in MATLAB/Simulink. The model extracts THDI as a function of temperature and irradiance. Simulations cover irradiance from 794.8 to 994.2 W/m² and temperature from 20.0°C to 32.3°C, based on daily measurements from 08:25 to 16:50. The QHBM algorithm tracks GMPP effectively under fluctuating irradiance. Results show a 17.3% improvement in power extraction efficiency and a 32.8% reduction in THDI compared to conventional methods. The highest THDI occurs during low irradiance, particularly in the early morning and late afternoon. The algorithm converges in 0.18 seconds, outperforming other techniques. THDI increases during rapid irradiance and temperature changes. The proposed method ensures stable performance and lower THDI. Combining QHBM with active harmonic filters under low irradiance conditions is recommended to improve power quality and enhance system protection.
State of Charge Balancing Analysis Using Droop Control on Energy Storage System Muhammad Cahyo Bagaskoro; Aripriharta; Muhammad Afnan Habibi; Gabrielley Ferdhiansyah Riyadi
Jurnal Teknik Elektro Vol. 16 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jte.v16i2.8280

Abstract

The growing energy crisis has driven the global shift toward renewable energy development. Governments are taking significant steps by promoting diverse sources such as photovoltaic (PV), wind turbines, and battery systems. Among these, Battery Energy Storage Systems (BESS) play a crucial role in decentralized energy generation, especially in DC microgrids. Within BESS, Battery Energy Storage Units (BESUs) are vital components, where monitoring the State of Charge (SOC) is essential. The Coulomb Counter (CC) method is widely used due to its reliability in SOC estimation. This study introduces a dynamic SOC balancing strategy using droop control, aiming to maintain uniform SOC across multiple BESUs. The proposed method regulates BESU discharge behaviour to achieve SOC parity and optimize energy distribution throughout the microgrid. Simulations under various operating scenarios charging and discharging modes with different SOC levels were conducted using the MATLAB/SIMULINK® environment. The results show that the control approach effectively equalizes SOC levels under non-uniform initial conditions. The balancing duration varied according to the initial SOC difference, highlighting the controller's adaptability. Although the study did not directly measure battery lifespan or energy efficiency, enhanced SOC uniformity is expected to reduce current imbalances and operating stress, potentially improving long-term system reliability. This research offers valuable insights into the control and management of BESS, supporting the stable integration of renewable energy in modern microgrid applications.