Articles
PENERAPAN TEKNOLOGI POMPA AIR BERTENAGA SURYA UNTUK LAYANAN MASYARAKAT PESANTREN
Aripriharta, Aripriharta;
Handayani, Anik Nur;
Mufti, Nandang;
Muladi, Muladi;
Taufani, Agusta Rakhmat;
Firmansah, Adim;
Wibowo, Kusmayanto Hadi;
Laili, Mery Nur;
Larasati, Jade Rosida
Jurnal Graha Pengabdian Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1205.504 KB)
Abstrak:Dalam studi ini, MPPT digunakan untuk mendapatkan output daya maksimum panel surya. Selain itu, ada rangkaian konverter buck-boost yang digunakan untuk mengatur tegangan output panel surya untuk pompa air. Buck-Boost Converter dalam sistem ini menggunakan algoritma P&O untuk mendapatkan duty cycle yang diinginkan. Sistem yang diusulkan telah diuji menggunakan simulasi Matlab / Simulink dan juga percobaan pompa air tenaga surya. Setelah pengujian, PV dapat mencapai nilai maksimum dengan iradiasi yang berbeda. Selain itu, tegangan output pada konverter dapat mengisi baterai. Sistem ini dapat menjadi solusi untuk ketersediaan air bersih di daerah terpencil yang masih belum terjangkau listrik.Abstract:In this study, MPPT is used to get the maximum power output of solar panels. In addition, there is a buck-boost converter circuit that is used to regulate the output voltage of solar panels for water pumps. Buck-Boost Converter in this system uses the P&O algorithm to get the desired duty cycle. The proposed system has been tested using a Matlab / Simulink simulation and also a solar water pump experiment. After testing, PV can reach its maximum value with different irradiations. In addition, the output voltage on the converter can charge the battery. This system can be a solution for the availability of clean water in remote areas that are not yet affordable by electricity.
PENGEMBANGAN ALAT PENGISI SELAI KOPI KE DALAM BOTOL UNTUK UMKM SEJAHTERA SENTOSA
Muladi, Muladi;
Aripriharta, Aripriharta;
Wibawa, Aji Prasetya;
Handayani, Anik Nur;
Suryani, Ani Wilujeng
PEDULI: Jurnal Ilmiah Pengabdian Pada Masyarakat Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37303/peduli.v5i1.225
Coffee is one of the leading export commodities in Indonesia besides palm oil, cocoa and rubber. The quality of Indonesian coffee is among the best in the world, thus placing Indonesia in the top ten producers and exporters of the world. Coffee production continues to increase every year, accompanied by an increase in processed coffee-based products. Among the innovative creations of coffee products are UMKM Sejahtera Sentosa with their coffee jam products. This product received a good response and became the superior product of Malang Municipality. These MSMEs experienced difficulties in the production process when developing jam packaging in the form of sachets and bottles. The community service activity of the State University of Malang helped overcome this difficulty by developing a jam filling device for sachets and bottles. The filling device works semi-automatically with electronic control. The tools developed have been tested and can function according to the needs of industrial partners. UMKM owners and employees expressed their satisfaction with the tools developed and hope to work together again in the next service activity.
Perbedaan Hasil Belajar Sistem Kontrol Elektromekanik dan Elektronik Antara Kelas Dengan Model ECIRR dan Model PBL Berbantuan Software EKTS Pada Siswa Menengah Kejuruan
Aripriharta Mr.
TEKNO: Jurnal Teknologi Elektro dan Kejuruan Vol 30, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/um034v30i1p66-74
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya hasil belajar siswa dalam pelajaran sistem kontrol elektromekanis dan elektronik. Dalam hal ini, peneliti mengungkapkan perbedaan antara model pembelajaran ECIRR berbantuan software EKTS dan model pembelajaran PBL berbantuan software EKTS untuk menentukan hasil belajar dari sistem kontrol elektromekanis dan elektronik di kelas XI TOI SMK PGRI Singosari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi-eksperimental (Quasi-Experimental Design) dengan pola Desain Kelompok Kontrol Non-Equivalent. Subjek penelitian adalah semua siswa kelas XI TOI SMK PGRI Singosari. Objeknya adalah siswa kelas XI TOI 1 sebagai kelas eksperimen A dan siswa kelas XI TOI 2 sebagai kelas eksperimen B dengan jumlah 39 dan 37.Dalam penelitian ini, data dari hasil belajar diperoleh melalui skor posttest yang dianalisis dengan bantuan software analisis statistika yaitu SPSS 21 untuk Windows. Hasil penelitian menemukan bahwa nilai rata – rata kelas yang menerapkan model ECIRR berbantuan software EKTS pada aspek pengetahuan dan keterampilan mendapatkan 84 dan 84.24, sedangkan kelas yang menerapkan model PBL berbantuan software EKTS pada aspek pengetahuan dan keterampilan mendapatkan 79 dan 82.4. Hal ini menyatakan terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kedua kelas yang telah diberi perlakuan model pembelajaran
Optimasi kendali fuzzy berbasis algoritma sensorless untuk sistem pompa air bertenaga surya yang efisien
I Made Wirawan;
Slamet Wibawanto;
Aripriharta .
TEKNO: Jurnal Teknologi Elektro dan Kejuruan Vol 27, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (795.706 KB)
|
DOI: 10.17977/um034v27i2p133-146
Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem kendali berbasis fuzzy untuk mengatur pemakaian daya listrik pada pompa air bertenaga surya. Hal ini dimaksudkan untuk memperbaiki atau meningkatkan efisiensi energi listrik yang dipakai oleh motor pompa air satu fasa. Selama ini, efisiensi energi pada aplikasi pompa air bertenaga surya sangat rendah, hanya mencapai 40%. Metode sensorless-fuzzy menggunakan pendekatan heuristik berdasarkan pengalaman dan optimasi performa melalui pemodelan. Rekayasa ini sangat potensial untuk mengendali suplai atau pemakaian energi listrik oleh mesin pompa air secara lebih efisien. Sistem ini dapat direalisasikan dengan menggunakan mikrokontroler, sehingga lebih ekonomis dan cocok untuk daerah pedesaan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan. Beberapa penelitian pendahuluan telah dilakukan sejak tahun 2009 dalam rangka mencapai target akhir penelitian ini. Proses penelitian ini dibagi menjadi dua fase. Fase 1 (sudah selesai dilaksanakan) bertujuan untuk menghasilkan perangkat sensorless-fuzzy untuk kendali motor pompa air satu fasa. Fase 1 dibagi menjadi 7 tahapan, yaitu: observasi prilaku motor pompa air, desain algoritma sensorless-fuzzy, desain alat, pembuatan alat, ujicoba performa alat (skala laboratorium), dan implementasi lapangan dan analisis data. Pada penelitian tahap tahun pertama ini menghasilkan sebuah prototipe pengendali pompa air DC menggunakan algoritma sensorless. Prototipe yang dihasilkan cukup stabil dalam mengatur putaran motor dengan menghasilkan error 1.2 % yang lebih kecil nilainya dari nilai error yang ditargetkan (5-7 %). Dari hasil pengukuran dapat dilihat bahwa output rpm akan melakukan tuning sehingga mencapai setpoint 1500, namun tegangan motor akan berubah ubah. ini dikarenakan untuk membuat putaran motor sesuai yang diinginkan, maka logika fuzzy mengolah data tersebut, kemudian secara otomatis menaikkan atau menurunkan tegangan (dalam hal ini PWM diubah-ubah) motor untuk mencapai set point yang diinginkan.
PEMANFAATAN LAHAN NON PRODUKTIF DENGAN SISTEM AKUAPONIK UNTUK TPQ MANDIRI EKONOMI
Aripriharta;
Hendra Susanto;
Sunaryono;
Sholihul Hadi;
Satia Nur Maharani;
Adim Firmansah;
Heru Wahyu Herwanto
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (MEDITEG) Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (MEDITEG)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34128/mediteg.v5i2.72
TPQ El Mu'jizah Malang memiliki lahan sub optimal yang mencapai 2/3 dari total lahan yang dimiliki. Upaya untuk mengubah lahan sub optimal cukup banyak, diantaranya: membuat kantin/swalayan, koperasi atau bangunan khusus lainnya. Tetapi, pengelola TPQ lebih tertarik untuk mengembangkan usaha di bidang perikanan ataupun pertanian mengingat konsumsi ikan nasional terus meningkat setiap tahun. Oleh karena itu, tim pengabdian masyarakat dari Universitas Negeri Malang mengusulkan pemanfaatan lahan non produktik melalui penerapan akuaponik modern menggunakan konsep Internet of Things. Akuaponik modern yang diterapkan mendukung pemantauan ekosistem melalui aplikasi smartphone sehingga mampu memberikan hasil panen yang lebih maksimal. Akuaponik juga dilengkapi dengan panel surya sehingga tidak membebani konsumsi listrik TPQ. Pada pengabdian ini dilakukan penyuluhan berkala kepada masyarakat dan siswa-siswi TPQ. Berdasarkan hasil survei, masyarakat sangat antusias dengan adanya kegiatan pengabdian ini. Sebagian besar masyarakat menginginkan kegiatan tidak lanjut untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya pemanfaatan lahan non produktif sebagai sarana berwirausaha.
Efficient MAC Adaptive Protocol on Wireless Sensor Network
Adim Firmansah;
Aripriharta Aripriharta;
Sujito Sujito
Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Komputer dan Informatika Vol 7, No 3 (2021): December
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26555/jiteki.v7i3.22053
Wireless Sensor Networks (WSNs) have attracted a lot of attention from the research community and industry in recent years. WSNs maintenance associated with battery replacement can increase system operating costs, especially for wireless sensor networks located in hard-to-reach and dangerous places. In this study, an adaptive Medium Access Control (MAC) is proposed that can regulate the period of data acquisition and transmission. In contrast to conventional MAC, the applied adaptive MAC regulates the data transmission period based on the estimated energy use in the previous cycle. This study focuses on comparing energy efficiency between conventional and adaptive MAC. Energy usage information is retrieved directly on the sensor node. In star topology, the proposed MAC can increase the lifetime of the sensor network up to 6.67% in a star topology. In the hierarchical topology, the proposed MAC can increase network energy efficiency up to 9.17%. The resulting increase in network throughput is 17.73% for the Star network and 33.81% for the Hierarchy network. The star topology without implementing adaptive MAC has the lowest throughput of 0.188 kb/s. The highest throughput is achieved by a hierarchical topology that applies MAC with a throughput of 2.157 kb/s.
Realtime IoT based Harmonics Monitoring System Review with Potential Low-Cost Devices with Experimental Case Study
Purnomo Purnomo;
Aripriharta Aripriharta;
Anik Nur Handayani;
Rini Nur Hasanah;
Norzanah Rosmin;
Gwo-Jiun Horng
Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Komputer dan Informatika Vol 7, No 2 (2021): August
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26555/jiteki.v7i2.21166
This paper presents a harmonic analyzer that used IoT and smart apps for low-cost and portable solutions. We contribute a short review of harmonics measurement methods and experimental approaches for monitoring harmonics using an IoT-based system. The proposed device was built from a current sensor, a voltage sensor, and a microcontroller with an IoT transmitter which is integrated with Matlab© cloud and smart apps (android). In specific, we experimented with testing and validated our proposal using the standard instrument under a fair treatment. The measurement scenario was taken on the point of comment coupling in the building campus for 5 to 10 minutes of each comparable instrument. Based on experimental results, the proposed device could monitor the harmonics profile drawn by the loads in the building campus. The trade-off between cost and performance is founded as the truth that it takes about 1 minute to update the harmonics data. Furthermore, the average error of THDV is 5.7%, and THDI is 4.7% which is higher than the expensive instrument. These values are acceptable based on IEEE standards. Besides, it could monitor harmonics in real-time through an android application which is easy to use and portable. In addition, the cost of making the proposed device is cheap compared to the price of the standard instruments in the market.
Development of Teaching Modules for Operation and System Stability Courses as a Pilot Project for the Electrical Engineering Study Program Towards Independent Learning
Sujito;
Aripriharta;
Mohammad Rodhi Faiz;
Moh. Zainul Falah;
Abdullah Iskandar Syah
International Journal of Research in Vocational Studies (IJRVOCAS) Vol. 1 No. 4 (2022): IJRVOCAS - Special Issues
Publisher : Yayasan Ghalih Pelopor Pendidikan (Ghalih Foundation)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (516.612 KB)
|
DOI: 10.53893/ijrvocas.v1i4.74
The challenges of the future of education are increasingly complex. The position of educators in the era of the industrial revolution 4.0 tends to be a facilitator who provides the latest information regarding the development of science. Merdeka Learning is an independent and versatile higher education learning model designed to create an unrestricted creative learning community. This development research resulted in teaching material in the form of learning modules and videos for the Operations and System Stability course. The process of developing modules/teaching materials uses the ADDIE development model, namely Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluating. The teaching materials developed are suitable for students to use based on the results of the formative test data and the Likert scale with 86%-100% being very good criteria. In the one-on-one trial, the percentage of expert eligibility was 94.5% for digital modules, and 92% for learning videos. In a small group trial taken from 7 TE 2017 and TE 2018 students, the percentage of eligibility results was 94% for digital modules, and 94.5% for learning videos. Meanwhile, in the field trials taken from 76 students of TE 2017 and TE 2018 the results of the feasibility percentage were 91% for digital modules and 90% for learning videos.
Pelatihan Manajemen untuk Peningkatan Kualitas Pengelolaan Taman Pendidikan Al-Quran
Adim Firmansah;
Aripriharta Aripriharta;
Ahmad Munjin Nasih;
Ahmad Taufiq;
Nandang Mufti;
Satia Nur Maharani
ABDIMASY: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2021): ABDIMASY: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : STAI Auliaurrasyidin Tembilahan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46963/ams.v2i2.416
Al-Quran Education Park (TPQ) is one of the places to learn that is spread in almost all parts of Indonesia. Especially for Malang and surrounding areas, the management of TPQ is still not optimal, for example TPQ in Mojosari Village, Gambiran, Kepanjen District, Malang Regency. Management that has not reached the good category needs a helping hand from the UM abdimas team, considering the UM RENSTRA which wants to realize the downstreaming of science and research results. The Abdimas team consisting of lecturers across faculties, apart from having experience in research and service, also has a real role in their respective regions regarding TPQ and takmir. The undoubted competence of the team and the additional composition of students are expected to assist the implementation of management training activities at partner TPQ. Management training is expected to improve the quality of TPQ management from several aspects, namely: finance, programs, and governance. This activity is carried out using training methods (knowledge and skills) which are carried out in a structured and periodic manner. Each activity evaluates (measures) the achievement/success of the Abdimas program. Questionnaires are provided as data collectors for final analysis. In general, activities have been running smoothly and the public is quite satisfied with the index reaching 0.75.
PESANTREN MANDIRI ENERGI SEBAGAI WUJUD NYATA PERANAN PUI-CAMRY UM DI MASYARAKAT
Aripriharta Aripriharta;
Ahmad Taufiq;
Ahmad Munjin Nasih;
Nandang Mufti;
Erfandy Erfandy
ABDI KAMI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2021): (Oktober 2021)
Publisher : LPPM Institut Agama Islam (IAI) Ibrahimy Genteng Banyuwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29062/abdi_kami.v4i2.748
Energi listrik merupakan salah satu kebutuhan primer yang tidak dapat terlepas dari kehidupan sehari-hari. Secara geografis, Indonesia merupakan negara yang beriklim tropis dan memperoleh sinar matahari secara langsung. Salah satu cara untuk memanfaatkan energi matahari tersebut yaitu menggunakan teknologi berupa panel surya. Panel surya adalah alat yang terdiri dari sel fotovoltaik yang mengubah cahaya matahari menjadi listrik melalui peristiwa fotoelektrik. Pondok pesantren Al-Qur’an Assa’idiyyah merupakan institusi pendidikan islam yang berlokasi di Jalan Lingkar Barat Ngadilangkung, Kabupaten Malang. Pondok pesantren Assa’idiyyah mempunyai potensi yang sangat besar dalam pemanfaatan energi surya. Dalam rangka mendukung penerapan energi baru dan terbarukan di Indonesia, tim pengabdian dari Universitas Negeri Malang bekerja sama dengan Pondok Pesantren Assa’idiyyah untuk menerapkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). Penerapan PLTS pada pondok pesantren tersebut mengusung konsep pesantren mandiri energi sebagai realisasi dari peranan CAMRY di masyarakat. Beban yang mampu ditanggung PLTS sebesar 88% dengan tegangan panel surya 43 V, baterai 27 V, output inverter 195 V, panel beban 226,8 V, daya aktif 2,13 kW, daya semu 2,12 kVA.