Perlunya mengembangkan kesadaran akan pentinganya memberikan hak-hak yang sama kepada anak-anak yang berkebutuhan khusus kini telah menjadi perhatian bersama yang harus selalu digalakkan oleh setiap orang, khususnya orang-orang Kristen. Pengabdian kepada Masyarakat oleh perguruan STT HKBP merupakan kontribusi penting dalam menumbuhkembangkan kepribadian masyarakat dan jemaat, sejalan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi: Pengajaran, Penelitian, dan Pengabdian. Kegiatan ini memungkinkan dosen dan mahasiswa/i berbagi ilmu dan pengalaman dengan masyarakat, memberikan manfaat nyata serta menumbuhkan kepedulian sosial. Salah satu bentuk pengabdian yang dilakukan adalah pendampingan pastoral anak berkebutuhan khusus di RBM Sibolga, melalui pendampingan pastoral yang menekankan dukungan spiritual dan rohani, berbeda dari psikoterapi. Implementasi pendampingan pastoral melibatkan hubungan timbal balik dan perawatan jiwa, mencakup dukungan emosional, mental, dan sosial. Tim PkM menggunakan metode pelatihan pendampingan dan pendidikan masyarakat, mengajarkan cinta diri kepada anak-anak berkebutuhan khusus dan mendorong sikap inklusif dalam masyarakat. Gereja yang inklusif menjadi kunci, memastikan hak dan kewajiban setiap individu, termasuk yang memiliki disabilitas, diakui dan dihargai. Melalui pendekatan inklusif, STT HKBP menciptakan komunitas yang suportif, menghargai keberagaman, dan mewujudkan kasih serta keadilan Tuhan bagi semua umat.
Copyrights © 2022