Tulisan ini membahas tentang dampak internet terhadap pertumbuhan iman remaja Kristen dan peran antisipasitif gereja. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif, dengan pendekatan studi literatur. Hasilnya menunjukkan bahwa keberadaan internet berdampak positif tapi juga sekaligus dampak negatif. Dampak negatif yang ditimbulkan akibat penggunaan internet yang tidak bijak oleh generasi muda khususnya remaja Kristen membuat sebagian dari mereka malas mengikuti pertemuan-pertemuan ibadah dan kegiatan di gereja. Karena itu diperlukan pentingnya peran antisipatif gereja untuk mengawal, membimbing dan mengarahkan generasi muda kristiani agar mereka tidak mudah terbawa dan terjebak layanan konten-konten internet yang merusak iman. Dan melalui langkah-langkah antisipatif yang ditawarkan remaja Kristen mengalami pertumbuhan iman yang berakar kuat kepada Tuhan Yesus Kristus.
Copyrights © 2023