Manalu, Gerhayani
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dampak Penggunaan Internet Bagi Pertumbuhan Iman Remaja Kristen Dan Peran Antisipatif Gereja Hamonangan Silaban, Berton Bostang; Manalu, Gerhayani; Aritonang, Donna
Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Vol. 2 No. 2: November 2023
Publisher : PT. Bangun Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56854/pak.v2i2.275

Abstract

Tulisan ini membahas tentang dampak internet terhadap pertumbuhan iman remaja Kristen dan peran antisipasitif gereja. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif, dengan pendekatan studi literatur. Hasilnya menunjukkan bahwa keberadaan internet berdampak positif tapi juga sekaligus dampak negatif. Dampak negatif yang ditimbulkan  akibat penggunaan internet yang tidak bijak oleh generasi muda  khususnya remaja Kristen membuat sebagian dari mereka malas mengikuti pertemuan-pertemuan ibadah dan kegiatan di gereja. Karena itu diperlukan pentingnya peran antisipatif gereja untuk mengawal, membimbing dan mengarahkan generasi muda kristiani agar mereka tidak mudah terbawa dan terjebak layanan konten-konten internet yang merusak iman. Dan melalui langkah-langkah antisipatif yang ditawarkan remaja Kristen mengalami pertumbuhan iman  yang berakar kuat kepada Tuhan Yesus Kristus.
Penggembalaan Menurut Injil Yohanes 10 : 1 - 18 dan Implementasinya bagi Gereja Manalu, Gerhayani
Paramathetes : Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol. 1 No. 2: Mei 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Sola Gratia Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64005/jtpk.v1i2.30

Abstract

Gereja sebagai komunitas umat merupakan “kawanan domba” yang senantiasa membutuhkan penggembalaan dengan baik, dan tugas seorang gembala sangat urgen dibutuhkan disetiap masa gereja. Zaman boleh berganti dan tantangannya berubah, namun apapun , dimanapun dan kapanpun era gereja berada, harus ada selalu pedoman utama bagi setiap gembala yang berlaku universal di setiap zaman dengan aplikasinya yang disesuaikan dalam perkembangan zaman. Keteladanan Yesus Kristus sebagai Gembala yang baik dalam Injil Yohanes 10 : 1 – 18 merupakan model yang berlaku di setiap zaman bagi setiap pemimpin umat. Penulis melakukan kajian hermeneutik terhadap teks tersebut dan melakukan studi literatur yang memperkaya pandangan dalam penelitian ini. Dari analisa teks secara eksegesis, ditemukan hal-hal yang penting dimiliki senantiasa oleh setiap pemimpin gereja ( gembala ) sehingga pertumbuhan kerohanian umat senantiasa terjaga di tengah tantangan yang ada.