Hasil Survei menunjukkan lebih dari 8o% mengalami kekurangan gizi. Pengurangan pemenuhan kebutuhan nutrizi secara farmakologi dapat menimbulkan efek samping yang tidak dikehendaki. Tindakan penyuluhan dengan terapi komplementer yang lebih alamiah secara non farmakologi untuk meringankan gejala stunting . Banyak keuntungan yang didapat, biaya murah, efek kesehatan yang holistik dan menyeluruh, terhindar dari efek obat-obatan. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah posyando penanggung jawab UKS mendapatkan pengetahuan, keterampilan yang memadai tentang pemenuhan gizi, yang nantinya bisa memberikan pertolongan pada bayi dan balita yang mengalami stunting di desa samiran, sehingga tidak mengganggu proses pembelejarannya. Penanggung jawab UKS bisa memberikan pembelajaran kepada teman sebanyak, dan sebagai upaya mendukung program posyandu. Metode kegiatan berupa pemberikan wawasan penyuluhan tentang pemenuhan gizi, melatih skill sesuai dengan panduan yang standar. Hasil pengabdian menunjukan adanya peningkatan pengetahuan tentang oemenuhan gizi sebelum dan sesudah penyuluhan dari kategori pengetahuan cukup menjadi kategori pengetahuan baik. Keterampilan bayi dan balita yang mengikuti pelatihan tentang pemenuhan gizi semua dalam kategori baik. Diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh para bayi dan balita mampu mengaplikasikan pada diri sendiri
Copyrights © 2024