Hasil Survei Status Gizi Indonesia tahun 2022 menunjukkan bahwa angka prevalensi balita stunting di Kabupaten Lingga (18,9%), Kabupaten Bintan (17,8%) dan Kota Tanjungpinang (15,7%). Hal ini menunjukkan bahwa prevalensi stuntingnya masih di atas 14% (secara total angka prevalensi balita stunting di Kepulauan Riau (15,4%). Masalah ini disebabkan oleh sanitasi yang belum layak, kurangnya ketersediaan air bersih, tingkat perekonomian masyarakat yang masih rendah, ketahanan pangan yang belum terpenuhi secara langsung dan kondisi masyarakat yang tidak suka mengkonsumsi ikan dalam menu makanan sehari-hari. Termasuk di wilayah Kelurahan Kampung Bugis permasalahan tersebut juga ditemukan. Maka berdasarkan penjelasan di atas maka perlu masyarakat untuk memanfaatkan air hujan yang melimpah untuk bisa digunakan untuk peningkatan akses terhadap air bersih di wilayah pengabdian.
Copyrights © 2024