Dibalik kota Bekasi yang padat dengan industri, suatu Komunitas memberdayakan lingkungan yang terbilang kumuh penuh dengan limbah untuk dijadikan sebuah tempat wisata di pusat kota metropolitan. Tujuannya adalah mengetahui komunikasi strategis KPPL dalam mengembangkan sebuah wilayah yang terbilang kumuh menjadi sebuah destinasi wisata pilihan masyarakat. Penelitian ini dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam menggali informasi dengan bertujuan mendekripsikan dan menganalisis terkait masalah tersebut. Hasilnya dibuktikan dengan komunikasi strategis yang tertuang dalam POAC (planning, Organizing, Actuating, and Controlling) mampu memetakan potensi wisata dari lingkungan yang kumuh ditengah industri yang dikelola oleh Komunitas Pemuda Peduli Lingkungan (KPPL) dengan pendekatan direktif dan nondirektif yang mampu menjadikan pariwisata yang memperhitungkan aspek keberlanjutan lingkungan, sosial, budaya, dan ekonomi.
Copyrights © 2023