Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya kasus remaja yang terjerumus dalam kekerasan dalam berpacaran, kekerasan fisik maupun non-fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola dan bentuk komunikasi remaja terhadap pasangan kekasih dalam membentuk hubungan sehat (healthy relationship). Peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dalam bingkai teori pertukaran sosial (social exchange theory). Dari hasil penelitian ditemukan bahwa: pertama, pola komunikasi remaja terhadap kekasih dalam membentuk healthy relationship adalah pola komunikasi primer, sekunder, dan sirkular. Kedua, bentuk komunikasi remaja terhadap kekasih yang digunakan adalah interpersonal. Ketika komunikasi interpersonal yang dibentuk baik maka akan terbentuk juga hubungan interpersonal yang baik pula. Teori Pertukaran Sosial menyatakan bahwa pendekatan pada pertukaran hubungan sosial ini seperti teori ekonomi yang didasarkan pada perbandingan pengorbanan dan keuntungan (cost and rewards). Hubungan berlanjut karena yang didapat informan adalah sebagai nilai keuntungan yang tinggi daripada pengorbanan.
Copyrights © 2024