Filsafat bahasa selalu dipahami dalam dua sudut pandang yang berbeda, sudut pandang pertama menyebutkan bahwa bahasa adalah alat yang digunakan untuk menganalisis konsep-konsep, sudut pandang kedua melihat bahwa bahasa adalah kajian tentang bahasa itu sendiri. Perpaduan dua sudut pandang ini dalam kajian filsafat melahirkan bentuk bahasa dan makna bahasa. bentuk bahasa berkaitan erat dengan tata bahasa. makna bahasa berkaitan erat dengan untuk apa bahasa digunakan, apa arti yang terkandung di dalam sebuah bahasa, dan bagaimana bahasa dapat membentuk sebuah pemahaman konsruksikompetensi linguistik. Metode penelitian ini adalah analisis isi yang menganalisis beberapa artikel kajian filsafat dan bahasa. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa pemahaman secara ontologi, epistimologi, dan aksiologi terhadap hakikat bahasa memberikan sumbangan besar dalam memperoleh kompetensi linguistik.
Copyrights © 2024