Globalisasi dan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah membawa dampak signifikan terhadap pendidikan, termasuk Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh globalisasi dan teknologi terhadap PAI serta strategi adaptasi yang diperlukan agar PAI tetap relevan dan efektif di era modern. Dengan menggunakan metode studi pustaka, penelitian ini menganalisis berbagai literatur mengenai definisi PAI, dampak teknologi terhadap pendidikan, serta tantangan dan solusi bagi PAI dalam menghadapi globalisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAI bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai agama Islam, membentuk karakter yang beriman, berakhlak mulia, dan berilmu. Teknologi telah memberikan akses luas terhadap sumber-sumber belajar Islam, memungkinkan penggunaan metode pembelajaran interaktif seperti e-learning, aplikasi seluler, dan platform daring. Hal ini memperluas jangkauan PAI dan meningkatkan pengalaman belajar. Namun, globalisasi juga membawa tantangan, seperti penyebaran informasi yang tidak valid dan potensi hilangnya konteks budaya lokal. Penelitian ini menekankan pentingnya pengawasan dan kolaborasi antara guru, orang tua, serta lembaga pendidikan dalam memantau penggunaan teknologi oleh siswa. Kurikulum PAI perlu mengintegrasikan teknologi dengan pendekatan yang moderat dan toleran, serta mengajarkan literasi digital untuk menyaring informasi yang diterima secara kritis. Secara keseluruhan, PAI harus terus beradaptasi dengan perubahan sosial dan teknologi tanpa mengorbankan prinsip-prinsip dasar agama, sehingga dapat menciptakan generasi yang beriman, berilmu, dan mampu menghadapi tantangan globalisasi.
Copyrights © 2024