Lansia merupakan salah satu kelompok populasi yang rentan terhadap penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi. Hipertensi adalah kondisi medis yang sering kali terkait dengan gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat. Menjaga perilaku makan yang sehat sangat penting dalam mencegah dan mengelola hipertensi pada lansia, namun persepsi individu terhadap kondisi kesehatan mereka juga memainkan peran krusial dalam pengelolaan penyakit ini. Desain penelitian ini yang di gunakan ialah korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah lansia hipertensi dengan sampel sejumlah 75 responden. penelitian ini lakukan di Kelurahan Gebang di wilayah UPTD Puskesmas Patrang. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling . Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner pada variabel independen dan dependen. Penelitian ini menggunakan uji statistik spearman rho. Hasil penelitian ini menunjukkan perilaku makan kategori baik sebesar 33%, kategori cukup sebesar 63%, dan kategori kurang sebesar 4%. Persepsi kesehatan kategori baik sebesar 85%, kategori cukup sebesar 15%,dan kategori Kurang sebesar 0%. Terdapat hubungan antara perilaku makan dengan persepsi kesehatan lansia hipertensi (p value = 0,023, p value<0,05). Penelitian ini merekomendasikan pentingnya dalam upaya meningkatkan kualitas hidup lansia dengan hipertensi melalui peningkatan pemahaman dan perubahan perilaku makan yang lebih baik. Langkah selanjutnya dapat meliputi pengembangan program intervensi yang lebih terfokus dan adaptif untuk mendukung upaya pencegahan dan pengelolaan hipertensi pada populasi lansia secara efektif.
Copyrights © 2024