Latar Belakang: Tingkat stres merupakan kombinasi yang diperoleh dari persepsi siswa terhadap pengetahuan yang harus didapat namun tidak didukung oleh waktu yang cukup untuk mendapatkannya, prestasi belajar merupakan keseluruhan kecakapan sebagai bentuk perubahan tingkah laku hasil dari capaian pembelajaran yang diukur melalui tes prestasi yang dilakukan dan hasilnya dituangkan dalam bentuk nilai. Tujuan: mengetahui apakah ada hubungan Tingkat stres dan kualitas tidur dengan prestasi belajar siswa/i kelas XI DI SMKN 2 kab,tangerang. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Hasil: Penelitian ini menggunakan uji Pearson Correlation. Dari hasil uji statistik di dapatkan Pvalue=0,003<0,05 maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara tingkat stres dengan prestasi belajar pada siswa/i kelas XI di SMKN 2 kab.tangerang. Dan Pvalue= 0,141 > 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara kualitas tidur dengan prestasi belajar pada siswa/i kelas XI di SMKN 2 kab,tangerang. Kesimpulan: Sebagian besar responden mengalami stress sedang (45,5%), kualitas tidur buruk (85,7%), prestasi belajar tinggi (44,8%). Saran: Diharapkan peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian dengan mencari faktor lain dari tingkat stres dan kualitas tidur dengan prestasi belajar.
Copyrights © 2024