Pengeluaran pemerintah daerah dalam APBD tahun 2014 hingga tahun 2019 salah-satunya didominasi oleh pengeluaran belanja modal yang dimaksudkan untuk mendanai pembelian/pengadaan atau pembangunan aset tetap berwujud yang nilai manfaatnya lebih dari setahun untuk meningkatkan kemampuan dalam pelayanan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Dana Alokasi Umum dan Kinerja Keuangan Provinsi Papua yang diukur melalui beberapa indikator kinerja antara lain rasio kemandirian keuangan, rasio efektivitas keuangan, dan rasio derajat desentralisasi terhadap belanja modal daerah di Provinsi Papua. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data kuantitatif. Sumber data untuk mendukung penelitian ini berasal dari Publikasi Badan Pusat Statistik mengenai Statistik Keuangan Pemerintah Provinsi tahun 2014-2019 yang dipublikasikan pada laman resmi Badan Pusat Statistik (BPS). Penelitian ini menggunakan data panel yang merupakan kombinasi antara data silang tempat (cross section) yaitu data 28 Kabupaten + 1 Kota Pada Provinsi Papua dan data runtut waktu (time series) yaitu data tahun 2014 hingga tahun 2019 dengan bantuan software E-Views 9.
Copyrights © 2024