Keinginan siswa belajar tatap muka semakin meningkat setelah masa pandemi berakhir. Anak-anak tidak dapat belajar efektif di rumah seefektif belajar di sekolah. Pembelajaran yang dilakukan secara daring membuat siswa belajar dengan metode dan media yang monoton. Selain itu, siswa juga tidak dapat berinteraksi banyak dengan orang lain seperti interaksinya di sekolah. Banyak orang tua mengeluh atas kondisi pembelajaran selama pandemi dikarenakan anak-anak mengalami penurunan semangat dan kompetensi belajar. Kondisi ini menjadi latar belakang yang mendorong bimbingan belajar dilaksanakan. Pelayanan ini merupakan wujud kerja sama antara pihak Fakultas Pendidikan UPH dengan pihak komunitas belajar “Rumah Kita” yang dipimpin oleh Ibu Susilowati. Kondisi perekonomian masyarakat di kelurahan Kelapa Dua juga menjadi penyebab terbatasnya akses pendidikan yang bermutu. Begitu juga dengan latar pendidikan orang tua siswa yang tidak mampu memberikan tambahan belajar di rumah. PKM ini menjadi jawaban atas keresahan orang tua dengan menghadirkan pembelajaran yang aktif dan menyenangkan. Materi yang diajarkan bertujuan untuk membantu anak memahami pelajaran dari sekolah serta untuk meningkatkan kemampuan anak dalam belajar. Tutor merupakan mahasiswa calon guru yang memperoleh mata kuliah Pedagodi dan Psikologi Perkembangan Anak sehingga para tutor diharapkan mampu melaksanakan pembelajaran di komunitas belajar “Rumah Kita” yang sesuai dengan kebutuhan, usia, dan kondisi setiap anak. Kata kunci: Komunitas belajar, pedagogi, Rumah Kita, Tutor, Pembelajaran
Copyrights © 2023