Proyek konstruksi yang semakin kompleks dan sulit untuk dikelola menyebabkan peningkatan permasalahan selama siklus proyek. Salah satu contoh permasalahan tersebut dapat ditemukan pada proyek X yaitu adanya perubahan gambar kerja yang menyebabkan perhitungan ulang volume pekerjaan secara manual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perhitungan quantity take off pada pekerjaan beton dengan metode perhitungan dari output pemodelan elemen struktur menggunakan software Tekla Structures. Hasil pemodelan volume pekerjaan beton dan baja tulangan selanjutnya dibandingkan dengan Bill of Quantity (BoQ). Penelitian ini menunjukkan hasil pemodelan pekerjaan beton dengan Tekla Structures sebesar 702,78 m3 atau 0,505% lebih kecil dibandingkan volume BoQ. Sedangkan hasil perhitungan pekerjaan tulangan dengan Tekla Structures yaitu 29.459,8 kg atau 61,166% lebih kecil dari BoQ. Faktor yang menyebabkan perbedaan volume pekerjaan adalah perbedaan asumsi perhitungan, detail perhitungan, ketelitian, serta human error.
Copyrights © 2023