Jembatan menerima beban dinamis dari lalu lintas kendaraan yang melintasinya. Beban dinamis dari kendaraan tersebut akan memberikan efek amplifikasi atau perbesaran beban pada struktur jembatan. Berdasarkan SNI 1725:2016, beban lalu lintas kendaraan didesain sebagai beban statis. Untuk memenuhi nilai amplifikasi tersebut, maka ditetapkan Faktor Beban Dinamis (FBD) berkisar 30% - 40% dan hanya ditinjau terhadap bentang jembatan. Oleh karena itu, dilakukan pemodelan struktur jembatan rangka baja untuk menganalisis pengaruh kecepatan kendaraan terhadap FBD. Hasil analisis didapatkan dari perbandingan respon akibat gaya aksial tekan, gaya aksial tarik, dan lendutan antara beban kendaraan dinamis dengan beban kendaraan statis pada gelagar induk. Berdasarkan hasil analisis hubungan FBD dengan kecepatan kendaraan didapatkan nilai terbesar yaitu akibat respon gaya aksial tekan dengan nilai FBD direntang 2.5% - 4%. Persamaan regresi untuk hubungan FBD dengan kecepatan yaitu FBD = 0.0136 v 0.210, dengan syarat tipe jembatan rangka baja bentang 40 m. Berdasarkan SNI 1725:2016 pengaruh terbesar untuk FBD adalah bentang jembatan, maka dibuat persamaan regresi hubungan FBD dengan kecepatan kendaraan serta bentang jembatan dan didapatkan, FBD = 0.48 L -0277 v 0.210. Kata kunci: beban lalu lintas, beban dinamis, Faktor Beban Dinamis (FBD), jembatan rangka baja
Copyrights © 2024