Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil
Vol. 1 No. 2 (2024): Student Journal

ANALISIS NUMERIK LEBAR RETAK PADA PELAT BETON BERTULANG SATU ARAH MENGGUNAKAN DUA LAPIS TULANGAN TARIK DENGAN VARIASI LUAS TULANGAN

Dzulkharyan Hatmaja Palezha (Unknown)
Bhondana Bayu Brahmana Kridaningrat (Unknown)
Agoes Soehardjono Moesono Djojoatmodjo (Unknown)



Article Info

Publish Date
25 Jul 2024

Abstract

Pada konstruksi jembatan, pelat lantai merupakan elemen struktur yang penting dalam menerima beban untuk disalurkan kebawah. Bahan yang digunakan untuk membuat pelat lantai umumnya adalah beton bertulang. Dalam beberapa kasus, tulangan tarik yang digunakan bisa jadi lebih dari satu lapis. Akibatnya, akan mempengaruhi lebar retak yang terjadi. Salah satu software yang dapat digunakan adalah ABAQUS. Hasil lebar retak maksimum tersebut akan dibandingkan dengan persamaan teoritis SNI 2847:2002 dan JSCE 2007. Pada penelitian ini digunakan pelat beton dengan ukuran 200 cm x 60 cm x 20 cm dengan dua lapis tulangan tarik berdiameter 13 mm. Variasi luas tulangan yang digunakan adalah 8-D13 (As = 1061.86 mm2), 9-D13 (As = 1194.59 mm2), dan 11-D13 (As = 1460.06 mm2). Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa semakin besar luas tulangan tarik, maka lebar retak maksimum yang terjadi akan semakin kecil. Dengan kata lain, lebar retak maksimum berbanding terbalik dengan luas tulangan.Kata kunci: Pelat Satu Arah, Tulangan Tarik Dua Lapis, Lebar Retak Maksimum, Luas Tulangan, software ABAQUS

Copyrights © 2024