Penerapan budaya organisasi dalam suatu organisasi terkadang setengah hati, padahal penerapannya dapat berdampak positif terhadap keberlangsungan organisasi itu sendiri. Di sisi lain, sistem kompensasi yang diterapkan oleh perusahaan harus mendekati kepuasan bagi kedua belah pihak, yaitu karyawan dan perusahaan itu sendiri. Hal lain yang tidak kalah penting adalah kepuasan kerja karyawan yang dapat meningkatkan semangat dan produktivitas. Melalui penerapan budaya organisasi dan sistem kompensasi yang berdampak pada kepuasan kerja, diharapkan dapat meningkatkan kinerja karyawan. Peneliti mencoba mencari pengaruh penerapan budaya organisasi di perusahaan dan sistem kompensasi yang dijalankan oleh perusahaan terhadap kepuasan kerja, kemudian mencoba mencari pengaruh antara kepuasan kerja dan kinerja karyawan. Objek dalam penelitian ini adalah karyawan PT. Brilliant Innovation Gemilang Jakarta, sementara metode penelitian yang dipilih oleh peneliti adalah metode kuantitatif. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara budaya organisasi dan kompensasi terhadap kepuasan kerja baik secara parsial maupun simultan. Dalam beberapa kasus, kompensasi tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan, sementara budaya perusahaan memang berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Namun, budaya perusahaan dan kompensasi secara bersamaan memengaruhi kinerja karyawan. Selanjutnya, terdapat pengaruh antara kepuasan kerja dan kinerja karyawan. Hasil penelitian ini kemudian dibandingkan dengan hasil penelitian sebelumnya.
Copyrights © 2024