Artikel atau tulisan ini bertujuan untuk menganalisis Partisipasi Masyarakat terhadap Pengelolaan air dan limbah di Kota Prabumulih beserta kendala pelaksanaanya. Data-data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumen. Informan penelitian berjumlah 17 orang, dipilih melalui purposive sampling berdasarkan kriteria relevan seperti keterlibatan langsung, pengetahuan, dan variasi demografis. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan pengelolaan limbah domestik di Kota Prabumulih menghadapi tantangan besar, seperti kapasitas pengangkutan terbatas dan tidak adanya IPLT. Pembuangan limbah sembarangan merusak lingkungan dan kesehatan, terutama selama pandemi COVID-19. Regulasi ada, namun implementasinya kurang memadai dan partisipasi masyarakat belum efektif. Masyarakat menyadari dampak negatif limbah dan bersedia terlibat jika diajak dengan bijak, namun kinerja pemerintah masih rendah. Untuk perbaikan, dibutuhkan kolaborasi lebih baik antara pemerintah dan masyarakat serta perhatian serius terhadap regulasi dan pengelolaan limbah.
Copyrights © 2023