Penguasaan bahan pelajaran berdasarkan pada kreatifitas serta ekspresi siswa dalam meluapkan imajinasinya terkaid dengan bahan pelajaran yang ia dalami tanpa adanya keterbatasan kata dan gerak,namun tetap tidak keluar dari bahan ajar. Model role playing bertujuan membantu siwa dalam menentukan jati diri atau makna diri di dunia sosial dan memecahkan dengan bantuan kelompok. Artinya melalui bermain peran siswa belajar menggunakan konsep peran menyadari adanya peran-peran yang berbeda antara dirinya dengan teman-teman yang lain. Setiap anak sebenarnya memiliki kemampuan untuk memberikan respon dengan cara empati, tidak terkecuali anak berkebutuhan khusus. Anak berkebutuhan khusus yang kesulitan dalam mengembangan kemampuan empati, salah satunya yaitu anak tunalaras. Permasalahan rendahnya empati dimunculkan oleh anak tunalaras dari perilaku- perilakunnya. Hubungan pertemanan yang baik dapat diungkapkan dengan bersikap hangat terhadap orang lain. Metode role playing memiliki keunggulan guna meningkatkan kemampuan empati anak tunalaras, karena dalam kegiatan role playing terdapat peran-peran yang harus dimainkan oleh anak. Peran yang dimainkan diangkat dari permasalahan anak dengan lingkungan sekitar anak
Copyrights © 2024