Meskipun kemajuan teknologi telah memberikan akses informasi yang luas, namun tingkat literasi di Indonesia masih rendah, terutama dalam hal minat baca. Faktor internal seperti kurangnya minat baca dan motivasi, serta faktor eksternal seperti lingkungan keluarga yang kurang mendukung, menjadi penyebab utama rendahnya tingkat literasi. Melalui pemanfaatan literasi digital dan media sosial, generasi muda dapat menjadi agen perubahan dalam meningkatkan literasi, kritis, dan memilah informasi yang benar. Metode penelitian literature review digunakan untuk mendukung argumen, dengan mengacu pada beberapa penelitian terkait. Hasilnya menunjukkan bahwa literasi digital memiliki potensi besar untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreativitas generasi muda. Generasi muda dapat memanfaatkan platform media sosial sebagai sarana pembelajaran dan edukasi, serta mengembangkan konten-konten edukatif yang menarik dan terverifikasi untuk meminimalisir penyebaran hoax. Selain itu, inovasi literasi digital berbasis game edukasi juga dapat menjadi solusi untuk meningkatkan minat baca. Implementasi program SDGs, khususnya pendidikan yang berkualitas, menjadi penting dalam mengatasi masalah literasi di Indonesia.
Copyrights © 2024