Regenerasi pemimpin organisasi mahasiswa di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dilaksanakan rutin satu tahun sekali. Oleh karena itu, mahasiswa yang ingin mencalonkan diri menjadi pemimpin organisasi mahasiswa harus memiliki modal sosial antara lain jaringan, norma, dan kepercayaan. Penelitian ini menggambarkan tentang modal sosial seperti apa yang harus dimiliki oleh pemimpin organisasi mahasiswa dalam memenangkan pemilihan raya mahasiswa FKIP Untirta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini terdapat 20 informan kunci yaitu ketua organisasi internal yang ada di FKIP Untirta, dan 3 informan tambahan yaitu mahasiswa FKIP Untirta. Teori yang digunakan adalah teori modal sosial dari Robert Putnam yang terdiri dari jaringan, norma, dan kepercayaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) jaringan yang ada berupa keikut sertaan mahasiswa kepada organisasi eksternal kampus, relasi dengan teman-teman jurusan, dan relasi teman-teman fakultas. (2) norma berupa persyaratan atau aturan yang ada untuk dapat mencalonkan diri menejadi pemimpin organisasi mahasiswa di FKIP Untirta, aturan tersebut terdapat di Peraturan Fakultas. (3) kepercayaan timbul ketika mahasiswa telah sukses menjalankan program kerja yang besar dan juga tawaran berupa visi-misi atau program kerja unggulan.
Copyrights © 2023