Masyarakat adat Kasepuhan Cipta Gelar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Adalah masyarakat adat yang masih mempertahankan pola hidup tradisionalnya yang kaya akan kearifan lokal dalam pengelolaan tanah, pertanian, dan sumber daya air. Namun penerapan prinsip-prinsip ekonomi sirkular perlu disempurnakan lebih lanjut, seperti prinsip repair dan recovery pada penggunaan tanah dan sistem pertanian, serta prinsip recycle pada pengolahan air. Oleh karena itu, perlu peran Perguruan Tinggi untuk memberikan penyuluhan akan pentingnya hal itu. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan ada antusias pada masyarakat Kasepuhan Cipta Gelar untuk menerapkan prinsip-prinsip ekonomi sirkular, terutama pada pengelolaan tanah dan pertanian. Masyarakat menggunakan polikultur, pupuk organik, dan bibit turun-temurun untuk menjaga kesuburan tanah dan meminimalisir limbah pertanian. Selain itu, air dimanfaatkan secara efisien, termasuk penggunaannya sebagai sumber energi listrik melalui PLTA dengan menggunakan turbin. Sehingga kedepannya, masyarakat adat Kasepuhan Cipta Gelar dapat dijadikan contoh bagi masyarakat lain dalam menerapkan konsep ekonomi sirkular. Keberhasilan mereka dalam memanfaatkan kearifan lokal untuk mencapai keberlanjutan lingkungan dan ekonomi regional merupakan kontribusi yang signifikan terhadap pengembangan model ekonomi yang berkelanjutan di Indonesia.
Copyrights © 2023