Limbah cair Rumah Sakit ‘X’ masih belum memenuhi syarat minimum standar layak untuk di buang ke lingkungan. Dengan demikian peneliti melakukan penelitian dengan mengolah limbah cair rumah sakit supaya memenuhi syarat kesehatan lingkungan atau minimal mengurangi kandungan senyawa yang tidak diinginkan. Pengolahan limbah cair ini dilakukan dengan metode Proses Koagulasi menggunakan Koagulan Alumuniun Sulfat ((Al2(SO4)3) / Tawas 1750 ppm dan Proses Fenton (Advanced Oxidation Processing) menggunakan katalis FeSO4.7H2O 3 mmol/L dan H2O2 90 mmol/L. Dari hasil analisa menunjukkan bahwa metode Koagulasi dan Fenton (Advanced Oxidation Processing) efektif untuk menurunkan kadar pH, BOD5, Temperatur, Residu Tersuspensi dan Amonia bebas. Setelah melalui dua proses tersebut terjadi penurunan persentase pH sebesar 35 % w /v (pH 10,3 menjadi 6,5), BOD5 95% w/v (543 mg/L diturunkan hingga 28 mg/L), Temperatur 6,4 % w/v (31oC dapat diturunkan menjadi 29oC), Residu Tersuspensi 74,4 % w/v (90 mg/L dapat diturunkan menjadi 23 mg/L) dan penurunan Amonia bebas 84,4 % w/v (bebas 0,32 mg/L menjadi 0,05 mg/L) dimana berdasarkan data tersebut semua nilai memenuhi standar baku mutu maksimum yang diizinkan.
Copyrights © 2024