Kabupaten Sidoarjo tengah mengalami transformasi administratif melalui pengimplementasian e-government dalam semua aspek layanan publik. Program ini diaktualisasikan melalui Sistem Pelayanan Rakyat Sidoarjo (SIPRAJA). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis kompleksitas masalah yang muncul dalam layanan publik “SIPRAJA” dan mencari solusi holistik untuk mengatasinya. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode studi literatur, di mana data dikumpulkan melalui review dokumen, pencatatan, dan pengolahan informasi yang relevan. Informan penelitian ini meliputi Kepala Desa Tambak Sumur, Kasi Pelayanan Desa Tambak Sumur, dan warga desa yang berinteraksi dengan SIPRAJA. Metode analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan pembuatan kesimpulan. Temuan dari penelitian ini memaparkan analisis dengan menggunakan diagram fishbone yang menunjukkan masalah dalam aplikasi SIPRAJA di Desa Tambak Sumur, Kecamatan Waru, meliputi empat aspek utama: a) Metodologi, yang mengindikasikan kekurangan dalam integritas dan evaluasi staf; b) Sarana dan Prasarana, dengan catatan kekurangan fasilitas pendukung dan proses layanan yang berlarut; c) Keuangan, yang terkait dengan masalah korupsi, kolusi, dan nepotisme yang menunjukkan penyalahgunaan dana atau kekuasaan; d) Personel, menyoroti rendahnya integritas staf dan praktek yang tidak etis.
Copyrights © 2024