Tes kebugaran jasmani Indonesia termasuk ke dalam tes untuk mengukur kebugaran jasmani anak dan remaja, penulis berasumsi bahwa pemahaman tes ini perlu diberikan kepada para santri putra karena melihat kegiatan yang ada di Pondok Pesantren Bustanul Ulum, jarang sekali di adakan olahraga bersama dan bahkan di jadwal kegiatan setiap harinya olahraga pun tidak ada. Maka setelah para santri mengetahui tingkat kebugaran mereka, diharapkan bahwa olahraga sangatlah penting untuk meningkatkan kebugaran mereka, dan supaya olahraga dijadikan jadwal atau rutinitas pada setiap minggu di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan metode kuantitatif tentang Kebugaran Jasmani Terhadap Santri Putra Usia 13-15 Tahun. Lokasi penelitian: di Pondok Pesantren Bustanul Ulum. Teknik pengambilan data menggunakan tes. Analisis data dalam penelitian kuantitatif merupakan tahap yang dilakukan setelah seluruh data telah terkumpul. Pada tahap ini, data akan dikelompokkan berdasarkan variabel yang diteliti dan jenis responden yang terlibat. Selanjutnya, data akan disajikan secara sistematis untuk setiap variabel yang menjadi fokus penelitian. Proses analisis juga mencakup perhitungan statistik yang diperlukan untuk menguji hipotesis yang diajukan dalam penelitian tersebut. Hasil penelitian: Berdasarkan hasil dari survei menunjukan bahwa tingkat kondisi kebugaran jasmani santri putra usia13-15 tahun di Pondok Pesantren Bustanul Ulum berada pada kategori “sangat baik” sebesar 16,25%, “baik” sebesar 23,13%, “sedang” sebesar 28,13%, “kurang” sebesar 22,50%, dan “kurang sekali” sebesar 10%. Hasil yang dapat disimpulkan tentang tingkat kondisi kebugaran jasmani santri putra usia13-15 tahun di Pondok Pesantren Bustanul Ulum adalah 15,7 yang berarti berada dalam klasifikasi “Sedang”.
Copyrights © 2024