Kepala Sekolah sebagai pimpinan sekolah merupakan faktor penyumbang keberhasilan dalam upaya penguatan tata kelola, akuntabilitas, dan pencitraan publik. Keberhasilan ini tidak terlepas dari kompetensi dan kemampuan dalam tugas, peran, dan fungsinya. Pemberian pelayanan yang prima kepada seluruh warga sekolah, mengoptimalkan pemberdayaan dan pengembangan warga sekolah, fokus pada kinerja dan pertumbuhan serta dampak untuk kemajuan sekolah dan bagi masyarakat, kepemimpinan ini disebut kepemimpinan melayani. Berdasarkan riset pendahuluan, diketahui bahwa Kepala Sekolah SMK Swasta di Kabupaten Bogor belum optimal menunjukkan kepemimpinan melayani. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan cara dan strategi penguatan kepemimpinan melayani dengan menganalisis pengaruh variabel yang berpengaruh positif dan dominan terhadap kepemimpinan melayani. Penelitian ini menggunakan pendekatan POP-SDM (Pemodelan dan Optimasi Penguatan Sumber Daya Manajemen) dengan analisis SITOREM untuk menghasilkan solusi optimal dari solusi yang ada. Implikasi penelitian adalah, jika kepemimpinan melayani ingin dikuatkan maka diperlukan pengembangan dari kecerdasan adversitas, kepribadian proaktif, team work, dan peningkatan komitmen terhadap organisasi, serta motivasi kerja.
Copyrights © 2023