Pembangunan infrastruktur jalan di Desa Cinangka, masih kurang maksimal. Hal ini menjadi focus kajian peneliti untuk melihat model komunikasi perangkat desa terhadap kesuksesan pembangunan desa khusunya pembangunan infrastruktur jalan. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif peneliti berhasil mengumpulkan data dilapangan dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa model komunikasi yang berlaku sejauh ini adalah penerapan komunikasi top-down. Meskipun ada agenda atau program musrembang dan musdeskus desa sebagai media komunikasi antara masyarakat dan perangkat desa/pemerintahan desa namun dilapngan Pihak desa dengan tokoh masyarakat tidak terjalin dengan baik, sehingga aspirasi masyarakat tidak tersalurkan. Sebaiknya model komunikasi yang efektif antara masyarakat dengan kelurahan adalah model komunikasi bottom-up dimana segala perencanaan pemberdayaan disesuaikan dengan kebutuhan dan keadaan masyarakat Cinangka.
Copyrights © 2024