Pernapasan diafragma menjadi sangat penting dilakukan ketika bernyanyi untuk menyampaikan maksud dan makna lagu. Teknik tersebut tidak hanya berpengaruh kepada pemaknaan lagu melalui frasering, melainkan juga berdampak kepada resonansi, dinamika dan kestabilan suara. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bernyanyi pada mahasiswa yang tergabung pada UKM Sangserta, dimana UKM tersebut menjadi wadah bagi anggotanya untuk meningkatkan bakat seni termasuk seni musik. Tujuannya untuk mendapatkan pengalaman bagaimana teknik pernapasan yang tepat, sehingga menghasilkan resonansi suara yang diharapkan. Pelatihan ini dilakukan hanya sehari, sehingga menjadi hal yang menarik untuk mengetahui peningkatan kualitas vokal pada mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian adalah 10 peserta pelatihan yang merupakan mahasiswa Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil pelatihan ini menunjukkan bahwa pelatihan teknik vokal dengan menggunakan pernapasan diafragma dapat meningkatkan kualitas suara, daya tahan dan kestabilan saat bernyanyi. Hal ini dibuktikan dengan meningkatknya rasa lelah saat bernyanyi dan kepercayaan diri pada mahasiswa. Pelatihan ini menjadi intervensi yang tepat guna meningkatkan kemampuan bernyanyi mahasiswa pada UKM Sangserta.
Copyrights © 2024