Deteksi dini merupakan upaya preventif dalam peningkatan derajat kesehatan untuk mencegah terjadinya beberapa masalah kesehatan pada lansia. Deteksi dini merupakan cara mengetahui beberapa masalah kesehatan di masyarakat. Dari beberpa jenis deteksi dini, diantaranya yang dilakukan adalah melakukan skrining pemeriksaan GDS dan Aasam Urat. Dua hal tersebut tersebut sangat sering mucul pada lansia di kalangan masyarakat kususnya lansia, sehingga perlu dilakukan pemeriksaan secara rutin pada lansia, tetapi bisa dilakukan pula pada pre lansia, dewasa maupun pada remaja. Tujuan: meningkatkan derajat kesehatan pada lansia dan meningkatan kesadaran tentang deteksi dini Gula Darah Sewaktu dan Asam Urat pada lansia di posbindu SEHATI Puskesmas Tegalrejo Yogyakarta. Metode: PKM dilaksanakan dengan dengan cara pemeriksaan GDS dan Asam Urat dengan alat easy Touch. Hasil: Terdapat lansia yang dilakukan pemeriksaan sebanyaka 46 lansia yang terdiri 32 lansia perempuan dan lansai laki laki 14. Terdapat GDS tertinggi 276 mmHg dan terendah 90 mmHg. Adapun untuk pemeriksaan Asam Urat tertinggi 9 mg/dl dan terendah 5 mg/dl. Pembahasan: Diketahui lansia dengan kadar GDS dan Asam Urat dari nilai normal sampai dengan hasil pemeriksaannya tinggi, kegiatan dilakukan evaluasi dengan melihat hasil pemeriksaan kadar GDS dan Asam Urat serta jumlah peserta dalam kegiatan dengan mengikuti proses pemeriksaan dengan baik, selanjutnya dilaporkan hasil kegiatan ke Puskesmas. Kesimpulan terdapat GDS tertinggi 276 mmHg, Asam Urat tertinggi 9mm/dl. Saran diharapkan dengan hal tersebut lansia menyadari mengenai pentingnya dalam menjaga dan memperbaiki pola hidup agar lebih sehat.
Copyrights © 2024