Pasca pembedahan apendektomi pasien cenderung akan mengalami nyeri akibat luka pembedahan. Teknik non farmakologi terapi relaksasi genggam jari menjadi salah satu manajemen nyeri bagi pasien. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian relaksasi genggam jari terhadap tingkat nyeri pada pasien nyeri akut setelah apendektomi. Penelitian ini yaitu laporan kasus (case report) dengan intervensi keperawatan terapi relaksasi genggam jari yang dilaksanakan selama 3 hari. Hasil studi kasus ini menunjukan setelah dilakukan intervensi terapi relaksasi genggam jari selama 3 hari terdapat penurunan tingkat nyeri dari skala 7 menjadi skala 2. Relaksasi genggam jari efektif mengurangi nyeri pada pasien post apendektomi.
Copyrights © 2024