Post Operative Nausea and Vomiting (PONV) atau mual muntah pasca operasi adalah respons fisiologis di mana terjadi dalam 24 jam pertama setelah operasi, kondisi ini bisa memicu stres dan mengurangi keinginan pasien untuk bergerak atau melakukan ambulasi dini. Minyak esensial peppermint dikenal efektif dalam mengatasi masalah pencernaan karena sifat anti kejang dan kemampuannya dalam mengurangi mual. Sebanyak 30 pasien di RSUD Cilacap menjadi peserta dalam kegiatan PkM ini. PkM ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta serta mengurangi gejala mual dan muntah yang timbul pasca apendiktomi. Metode yang digunakan adalah ceramah dan diskusi dengan menggunakan media audio visual. Tahapan kegiatan meliputi pretest dan posttest untuk mengukur tingkat pengetahuan serta evaluasi tingkat mual muntah sebelum dan setelah intervensi menggunakan Rhodes Index Nausea, Vomiting, and Retching. Hasil PkM menunjukkan sebelum edukasi mayoritas peserta memiliki tingkat pengetahuan kurang yaitu 18 peserta (60%). Setelah edukasi, mayoritas peserta memiliki tingkat pengetahuan baik yaitu 26 peserta (87%), rata-rata kenaikan tingkat pengetahuan 37,4. Tingkat mual muntah sebelum intervensi berada dalam kategori sedang sebanyak 22 peserta (73%), setelah intervensi menjadi kategori ringan sebanyak 27 peserta (90%), rata-rata penurunan tingkat mual muntah 6,6. Kesimpulan dari kegiatan PkM ini aromaterapi peppermint dapat diaplikasikan untuk mengurangi mual muntah pada pasien post apendiktomi.
Copyrights © 2024