Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada balita akibat kekurangan gizi kronis terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan. Data Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya kasus stunting tahun 2021 mencapai 5.000 kasus, tahun 2020 lebih tinggi yaitu 7.000 kasus dan angka stunting di wilayah kerja puskesmas Tamansari pada tahun 2021 sebanyak 319 anak. Wilayah Tamansari adalah penyokong hasil pertanian dan menjadi penyedia stok pangan, sehingga tetap menjadi lumbung pangan di Kota Tasikmalaya, dengan demikian kami merasa perlu untuk memberikan kontribusi dalam praktik pengasuhan dan gizi anak untuk membantu penurunan dan pencegahan stunting dengan melakukan Pemberdayaan Kader Kesehatan Dalam Pembuatan Makanan Pendamping Asi berbasis kearifan lokal di Kelurahan Setiawargi. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 11 September 2023 bertempat di aula kelurahan Setiawargi. Tahapan kegiatan pengabdian masyarakat ini dimulai dengan pemberian pendidikan kesehatan dan informasi tentang MPASI yang tepat untuk anak berdasarkan usia, pelatihan pembuatan MPASI berdasarkan usia dan pendampingan pembuatan MPASI. Setelah dilakukan edukasi, terdapat peningkatan pengetahun kader tentang Gizi Seimbang dan MPASI terlihat dari rata-rata pre tes mendapat skor 67,2 dan post tes dengan skor 71, dan setelah dilakukan demo pembuatan MPASI kader dapat menyimpulkan proses pembuatan MPASI mulai dari menyebutkan bahan bahan, dan cara memasak serta dapat mendemokan. Dari hasil kegiatan ini juga kami membuat buku panduan MPASI dan telah memperoleh sertifikat HAKI dan kegiatan telah terpublikasi dalam media massa koran Radar Tasikmalaya. Saran untuk keberlanjutan kegiatan adalah diperlukan pengawasan/ pembinaan/ pendampingan kader dalam mentransfer ilmu dan mengajarkan pembuatan MPASI kepada ibu Balita sesuai buku yang sudah disusun.
Copyrights © 2024