Salah satu strategi pembangunan guna mengurangi kemiskinan serta pemerataan kesejahteraan masyarakat pemerintah Indonesia sudah merancang kenaikan pendapatan nasional dari sektor pengiriman migran ke luar negara. Indonesia diketahui sebagai sumber pengiriman tenaga kerja migran terbanyak ke- 2 setelah Filipina di tingkatan Asean. Saat ini pendapatan terbanyak non-pajak yakni dari pengiriman tenaga kerja migran. Selama ini pemerintah masih terkesan kurang seirus dalam menuntaskan kasus PMI, kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah tidak pernah memberikan solusi yang tepat terhadap para pekerja migran Indonesia. Sedangkan disisi lain ketidak mampuan negeri dalam melaksanakan amanat Undang Undang Dasar 45 guna menjamin hak untuk warga negaranya memperoleh pekerjaan serta penghidupan yang layak membuat negeri terkesan lepas tangan terhadap kasus PMI yang ada. Tujuan penelitian ini adalah guna mengetahui kenapa Indonesia mengurangi tenaga kerja sektor informal, guna membandingkan strategi perencanaan SDM di sektor migran serta pemerintahan lebih dahulu dan mengenali kenapa sektor infornal justru membagikan devisa negeri yang sangat besar dari sektor tenaga kerja migran. Untuk itu pemerintah perlu mempersiapkan suatu strategi baru serta terobosan kebijakan mengembangkan pekerja migran Indonesia.
Copyrights © 2024