Bandar Udara Internasional Haji Ahmad Sanusi Hanandjoeddin adalah bandar udara yang letaknya di Kepulauan Bangka Belitung. Bandar udara ini melayani penerbangan internasional dan domestik dimana terdapat unit yang tugasnya sebagai penunjang kelancaran pelaksanaan kegiatan lalu lintas udara yang disebut AMC (Apron Movement Control). Unit AMC bertugas menggunakan alat yang disebut handy talkie. Sebenarnya, handy talkie berperan penting untuk kelancaran unit AMC dengan unit lainnya. Dan terbatasnya handy talkie pada Bandar Udara Internasional Haji Ahmad Sanusi Hanandjoeddin menjadi penghambat kelancaran petugas AMC disana. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja dan kendala petugas AMC dengan adanya keterbatasan alat komunikasi handy talkie sebagai penunjang kelancaran kerja di Bandar Udara Internasional Haji Ahmad Sanusi Hanandjoeddin Belitung.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data primer dalam penelitian ini berupa hasil wawancara dari petugas AMC, sedangkan untuk data sekunder dalam penelitian ini berupa catatan dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, dokumentasi, dan observasi. Teknik analisis data yang dilakukan adalah reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan.Dalam menjalankan tugasnya dengan keterbatasan alat handy talkie, kinerja petugas AMC sudah baik namun tetap kurang optimal. Kendala yang dialami oleh petugas AMC yakni kurangnya fasilitas handy talkie dan kurangnya kesadaran petugas dalam memperbaiki dan merawat handy talkie yang tersedia.
Copyrights © 2024