Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan sosial emosional anak usia dini serta intervensi yang dapat dilakukan untuk mendukung perkembangan anak secara optimal. Penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menujukkan bahwa anak memiliki perkembangan sosial emosional yang perlahan berkembang dibandingkan teman-teman kelasnya. Awalnya saat mengikuti suatu kegiatan anak kurang berpartisipasi aktif, ketika diganggu oleh temannya anak hanya akan diam, tidak mau meminjamkan alat bermain, dan belum bisa bersikap sabar. Namun semakin lama anak mulai mengalami perkembangan menjadi lebih baik. Salah satu intervensi yang dapat dilakukan oleh pihak guru maupun orang tua yaitu dengan cara mengajaknya bermain permainan tradisional yang dapat mengembangkan sikap displin dan sosialisasi anak. Faktor seperti lingkungan sekolah dan rumah memberikan pengaruh terhadap perkembangan sosial emosional anak. Selain itu, pihak sekolah harus terus menjalin komunikasi dengan pihak orang tua terkait kondisi anak selama berada di sekolah, dan melakukan penanganan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan anak, dan saat dirumah diberikan arahan yang sama agar aspek sosial emosionalnya menjadi lebih maksimal berkembang.
Copyrights © 2024