Penelitian ini dipicu oleh rendahnya keterampilan motorik halus anak, dan salah satu solusi yang diajukan adalah memanfaatkan bahan alam dalam kegiatan menggunting. Penelitian ini melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dua siklus, dimulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri dari satu guru dan 15 anak didik kelompok B TK Aisyiyah 1 Kendari. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan ketercapaian motorik halus anak dari siklus 1 ke siklus 2. Pada siklus 1, sekitar 60% anak mencapai ketuntasan belajar, sementara pada siklus 2, persentase ketercapaiannya meningkat menjadi sekitar 80%. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa peningkatan motorik halus anak berhasil dicapai melalui penerapan kegiatan menggunting dengan memanfaatkan bahan alam. Dalam proses ini, anak-anak dapat memenuhi indikator seperti memegang gunting dengan benar, mengikuti garis lurus, lengkung, dan zig-zag, serta mampu menggunting berbagai bentuk yang bervariasi
Copyrights © 2024