Kemampuan melihat kedalam dirinya sendiri, telah menyadarkan umat Islam akan kondisi ketertinggalan peradaban dari bangsa Barat. Pada akhirnya ditemukan penyebab keterpurukan itu adalah keharusan perbaikan pola pikir melalui proses pendidikan yang terintergrasi antara Islam dan sains. Kamajuan pemikiran dengan penuh kesadaran didunia Islam ini terutama lahir di wilayah Saudi Arabia. Pelopor pemikiran modern itu diawali di negara Mesir dan Turki yang berjunag keras keluar dari kejumudan. Upaya ini akhirnya juga mendorong negara lainnya di kawasan Timur Tengah untuk ikut mengembangkan sistem pendidikan ke arah yang lebih modern, termasuk di Saudi Arabia. Maka lahirlah tokoh-tokoh pembaharuan di Saudi Arabia, diantaranya yang sangat berpengaruh adalah konsep pemikiran Ibn Taimiyah, dan gerakan Muhammad Ibn Abd Wahab yang pada akhirnya terdapat sebuah gerakan komunitas agama, sosial, dan politik Wahabiah. Tidak lupa juga peran dua raja di era modern yakni gebrakan pembaharuan sistem pendidikan oleh Raja Faisal Ibn Abd Al Aziz dan Raja Abdullah. Hasilnya saya ini Saudi Arabia termasuk negara yang maju dan modern dalam penyelenggaraan sistem pendidikannya. Pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang begitu gencar dilakukan pemerintah dengan pembaharuan diseluruh jenjang pendidikan tidaklah meninggalkan dasar keislaman yakni ketauhidan yang bersumber pada Al-Qur’an dan Sunnah. Inilah keunggulan pendidikan di Saudi Arabia yang patut dipedomani oleh negara lain yang memiliki penduduk mayoritas Islam termasuk negara kita Indonesia.
Copyrights © 2022