Beton merupakan salah satu bentuk material konstruksi yang sudah umum digunakan, akan tetapi dalam pelaksanaan untuk mendapatkan mutu yang direncanakan sangatlah susah, karena sangat dipengaruhi berbagai macam hal. Selain kondisi material agregat halus dan kasar juga metode pelaksanaan pencampurannya akan mempengaruhi mutu beton itu sendiri. Dalam penelitian ini akan dilakukan pembuatan beton dengan material lokal untuk mutu beton fc’ 21 Mpa dengan benda uji kubus dan silinder serta membandingkan hasil kuat tekan beton diantara keduanya. Dari hasil penelitian didapatkan Nilai kuat tekan beton benda uji kubus lebih tinggi dari benda uji silinder dimana perbandingan antara benda uji silinder dan kubus untuk campuran (1) 0.63 dan campuran (2) 0.65 dan semakin besar kadar semen semakin besar pula nilai perbandingannya.
Copyrights © 2024