Pendahuluan : Kehamilan merupakan suatu proses yang menimbulkan suatu akibat yang bersifat patologis. Perubahan – perubahan tersebut dimulai ketika nidasi terjadi. Ibu akan merasakan mual, muntah, pusing bahkan kadang – kadang gejala ini berlebihan sehingga mengharuskan ibu untuk rawat inap. Pada kehamilan lanjut, muncul keluhan - keluhan seperti low back pain (LBP) lebih di kenal sebagai nyeri punggung bawah, varises, wasir dan nyeri pelvis. Low back pain adalah ketidaknyamanan yang terjadi dibawah costae dan diatas bagian inferior gluteal. LBP akut terjadi dibawah 6 minggu, LBP sub akut 6 – 12 minggu dan LBP kronis diatas 12 minggu1.Low back pain saat kehamilan disebabkan terjadinya perubahan struktur anatomis, hormonal dan stress. Perubahan anatomis terjadi karena peran tulang belakang semakin berat untuk menyeimbangkan tubuh dengan membesarnya uterus dan janin.Nyeri punggung bawah adalah gangguan yang umum terjadi, dan ibu hamil mungkin saja memiliki riwayat sakit punggung dimasa lalu. Nyeri punggung bawah terlihat meningkat ketika kehamilan berkembang. Wanita yang lebih tua, yakni yang mengalami gangguan punggung atau yang memiliki keseimbangan yang buruk, dapat mengalami nyeri punggung bawah yang berat selama hamil dan setelah hamil. Nyeri tersebut dapat menimbulkan kesulitan berjalan4.Studi pendahuluan yang dilakukan pada tanggal 25 Maret 2022 di wilayah kerja puskesmas Jatinunggal ditemukan ibu hamil sebanyak 7 ibu hamil trimester III dengan masalah nyeri punggung bawah
Copyrights © 2022