Latar belakang: Melahirkan dan memiliki anak merupakan masa transisi yang penting dalam fase kehidupan seorang wanita. Sebanyak 80% ibu mengalami baby blues setelah melahirkan, akan tetapi di Indonesia sendiri kebanyakan ibu tidak menyadari bahwa ia sedang mengalami baby blues. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan antara terapi bekam dengan akupresure pada ibu postpartum dengan baby blues di Puskesmas Kaligangsa Kabupaten Brebes. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan komparatif. Sampel dari penelitian ini adalah ibu pospartum di Puskesmas Kaligangsa Kabupaten Brebes pada bulan Maret 2022. sebanyak 30 orang. Tempat penelitian telah dilakukan di Puskesmas Kaligangsa Kabupaten Brebes. Waktu penelitian pada bulan Maret 2022. Pengumpulan datannya menggunakan lembar observasi dengan SOP terapi bekam dan akupresure. Analisis datanya menggunakan uji Mann Whitney. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum pemberian terapi bekam, ibu yang mengalami baby blues sebanyak 12 orang (80%) dan setelah diberi terapi bekam ibu yang mengalami baby blues berkurang menjadi 9 orang (60,0%). Sebelum pemberian terapi akupresure, ibu yang mengalami baby blues sebanyak 12 orang (80%) dan setelah diberi terapi akupresure ibu yang mengalami baby blues bertambah menjadi 14 orang (93,3%). Terdapat perbedaan antara terapi bekam dengan akupresure pada ibu postpartum dengan baby blues di Puskesmas Kaligangsa Kabupaten Brebes Tahun 2022 dengan r value = 0,034. Kesimpulan: Terdapat perbedaan antara terapi bekam dengan akupresure pada ibu postpartum dengan baby blues.
Copyrights © 2022