Kota Nabire merupakan salah satu kota di Papua yang mempunyai tingkat resiko tinggi terhadap bencana alam gempa bumi. Pada tahun 2004, Kota Nabire diguncang gempa dengan kekuatan 7,2 SR yang menyebabkan kerusakan pada bangunan. Tingkat resiko gempa suatu daerah dinyatakan dengan intensitas MMI (Modified Mercalli Intensity) yang diklasifikasikan berdasarkan nilai Percepatan Tanah Maksimum (Peak Ground Acceleration, PGA). Di dalam menentukan PGA digunakan Metode Empiris Donovan dengan menggunakan dua parameter yaitu magnitudo dan jarak hiposentrum. Hasil perhitungan PGA dan Klasifikasi MMI di Kota Nabire dinyatakan dalam citra dua dimensi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa nilai PGA tertinggi yang diperoleh dengan menggunakan Metode Empiris Donovan adalah 339 gal dan digolongkan ke dalam kategori resiko sangat besar 1 dengan intensitas MMI IX-X. Nilai risiko gempa bumi dengan menggunakan nilai percepatan tanah maksimum Metode Empiris Donovan lebih kecil daripada nilai risiko gempa bumi Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia.
Copyrights © 2023