Jurnal Pengabdian Eksplorasi Humaniora
Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Eksplorasi Humaniora

Pemberdayaan Pengrajin Purun Melalui SFieR (Skill, Quality, Enterprenuer) Untuk Meningkatkan Kualitas Produk Berbasis Green Economi Supaya Terwujudnya Desa Wirausaha Mandiri

Aurelia Novena Limena (Unknown)
Noviatul Surat Tri (Unknown)
Fahrija (Unknown)
Nadia Triwanda (Unknown)
Intan Shelli Amanda (Unknown)
Misna Ariana (Unknown)



Article Info

Publish Date
03 Sep 2024

Abstract

ABSTRAK: Kerajinan purun ini menjadi sumber penghasilan di kampung Purun, Cempaka Banjarbaru. Kampung purun ini memiliki bahan purun yang melimpah dan tumbuh secara bebas di hutan Kalimantan selatan. Sehingga pengrajin memiliki permasalahan berupa bahan purun berbau dan hasil kerajinan yang tidak begitu di kreasikan dengan modern. Tujuan kegiatan ini, Meningkatkan kemampuan pengrajin dalam membuat kerajinan purun dan meningkatkan kualitas purun agar tidak berbau. Metode pelaksanaannya disebut dengan Warrior Six Mission dengan sistem Missing Based Learned yang akan dilakukan secara luring. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa terdapat kreasi purun yang modern dan tidak meninggalkan bau apek. Dari 30 peserta pelatihan terdapat 30 pengrajin yang mampu menghilangkan bau purun dalam proses perebusan. Dan terdapat 26 pengrajin yang mampu mengkreasikan kerajinan purun yang berbentuk modern dengan mengkreasian menggunakan sasirangan, handle tas dan lain-lain. Pada tahapan ini juga terdapat peningkatan penghasilan pengrajin purun dimana sebelum dilakukan pelatihan harga tas purun berkisar 5-50 ribu dan setelah dilakukan pengembangan produk hasil pendapatan pengrajin menjadi meningkat dengan rata-rata penjualan mencapai 170 ribu per produk kerajinan purun.   ABSTRACT: This purun craft is a source of income in Purun village, Cempaka Banjarbaru. This purun village has abundant purun material and grows freely in the forests of South Kalimantan. So that craftsmen have problems in the form of smelly purun materials and craft products that are not so modernly created. The purpose of this activity is to improve the ability of craftsmen in making purun crafts and improve the quality of purun so that it does not smell. The implementation method is called Warrior Six Mission with the Missing Based Learned system which will be carried out offline. The results of the implementation show that there are modern purun creations that do not leave a musty smell. Of the 30 training participants, there were 30 craftsmen who were able to eliminate the smell of purun in the boiling process. And there are 26 craftsmen who are able to create modern purun crafts by creating using sasirangan, bag handles and others. At this stage there is also an increase in the income of purun craftsmen where before the training the price of purun bags ranged from 5-50 thousand and after the product development, the craftsmen's income increased with an average sales of 170 thousand per purun craft product

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

id

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance Education Environmental Science Industrial & Manufacturing Engineering Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Jurnal Pengabdian Eksplorasi Humaniora (ESKHUM) merupakan jurnal publikasi ilmiah yang memuat hasil-hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pengembangan dan penyebarluasan ipteks, penempatan ilmu dan teknologi sesuai dengan situasi masyarakat dan perjanjian pembangunan, memberikan ...