cover
Contact Name
Humaidi
Contact Email
humaidi.bisnis@ulm.ac.id
Phone
+6285332246798
Journal Mail Official
jurnalrhizophora@ulm.ac.id
Editorial Address
Program Studi Administrasi Bisnis Fakutlas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik ULM Kampus ULM Banjarmasin Gedung FISIP Lantai II Jalan Brigjen. H. Hasan Basry Kode Pos 70123 Banjarmasin, Kalimantan Selatan
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Eksplorasi Humaniora
ISSN : 30318459     EISSN : 30263271     DOI : https://doi.org/10.20527/ekshum.v1i1
Jurnal Pengabdian Eksplorasi Humaniora (ESKHUM) merupakan jurnal publikasi ilmiah yang memuat hasil-hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pengembangan dan penyebarluasan ipteks, penempatan ilmu dan teknologi sesuai dengan situasi masyarakat dan perjanjian pembangunan, memberikan bantuan kepada masyarakat dalam mengidentifikasi masalah serta mencari alternatif penyembuhan, dan memberikan jasa layanan profesional kepada masyarakat sesuai dengan bidangnya. Kegiatan pengabdian pada masyarakat meliputi penataan, loka karya, kursus-kursus, penyuluhan-penyuluhan, kampanye, publikasi-publikasi, proyek-proyek, percontohan, dan pertunjukan seperti pameran
Articles 21 Documents
EDUKASI KEWIRAUSAHAAN UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI, KREATIFITAS DAN INOVASI PADA KELOMPOK WANITA TANI (KWT) MAWAR KOTA BANJARBARU Tino Kemal Fattah; Putriana Salman; Muhammad Syahid Pebriadi
Jurnal Pengabdian Eksplorasi Humaniora Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Eksplorasi Humaniora
Publisher : Program Studi Administrasi Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ekshum.v1i1.1

Abstract

ABSTRAK: Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu untuk memberikan edukasi kepada anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Mawar tentang kewirausahaan guna meningkatkan motivasi, kreatifitas dan Inovasi. Metode pelaksanaan yang digunakan yaitu pemberian materi dan diskusi, tanya jawab. Adapun hasil yang sudah dicapai dalam kegiatan edukasi ini yaitu materi disampaikan oleh narasumber yang meliputi tentang pentingnya berwirausaha, motivasi berwirausaha, kreatifitas dan inovasi produk. Peserta juga diberikan kesempatan untuk melakukan diskusi dan tanya jawab dengan narasumber. Luaran yang diperoleh dalam kegiatan ini yaitu para peserta mendapatkan pengetahuan dan wawasan baru tentang bagaimana mengembangkan usahanya, yaitu dengan meningkatkan kreatifitas dan inovasi. Kreatifitas dan inovasi produk dapat menambah nilai jual produk, sehingga pendapatan keluarga ikut meningkat pula. . Kata kunci : Kewirausahaan, Motivasi, Kreatifitas, Inovasi, KWT Mawar ABSTRACT: The purpose of this community service is to provide education to members of the Kelompok Wanita Tani (KWT) Mawar about entrepreneurship in order to increase motivation, creativity, and innovation. The implementation method used are the provision of material and discussion, question and answer. The results that have been achieved in this activity are material delivered by speakers which include the importance of entrepreneurship, entrepreneurial motivation, creativity and product innovation. Participants were also given the opportunity to hold discussions and ask questions with the speakers.The output obtained in this activity is that the participants gain new knowledge and insights about how to develop their business, namely by increasing creativity and innovation. Creativity and product innovation can add to the selling value of products, so that family income also increases. Keywords: Entrepreneurship, Motivation, Creatifity, Innovation, KWT Mawar
PELATIHAN STRATEGI PEMASARAN DAN PELESTARIAN KAIN SASIRANGAN PADA KAUM MILENIAL DI KOTA BANJARMASIN Yuli, Yuliarti Rezeki; Dyah Sri Wulandari; Linda Kusumawati; Firza Ariza; Rey Melvin Resubun
Jurnal Pengabdian Eksplorasi Humaniora Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Eksplorasi Humaniora
Publisher : Program Studi Administrasi Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ekshum.v1i1.3

Abstract

Kain sasirangan merupakan kain adat suku banjar kalimantan selatan. Ada banyak motif, corak dan warna yang menarik. Kain sasirangan tidak hanya dipakai untuk acara resmi tetapi dapat dipakai pada saat santai. Kain sasirang sudah banyak dikenal oleh masyarakat di daerah kalimatan selatan tetapi juga diluar kalimantan selatan. Dalam upaya meningkatkan krativitas anak muda khususnya mahasiswa prodi manajemen Universitas Sari Mulia. Maka dilakukanlah pelatihan pembuatan kain sasirangan dalam rangka menumbuhkan semangat cinta budaya indonesia khususnya kain sasirangan. Serta meningkatkan semangat berwirausaha dari salah satu contoh dari UMKM “Dianlia Sasirangan”Ada banyak penjual kain sasirangan semua saling berkompetitif dengan menonjolkan ke khasan dari masing-masing pengrajin sasirangan. Tapi dengan seni menjual yang sesuai akan menghasilkan penjualan yang sesuai harapan. Adanya inovasi produk juga salah satu pendukungan penjualan dari kain sasirangan. Adanya pelatihan ini sangat memotivasi mahasiswa untuk berwirausaha.
PELATIHAN PENGISIAN E-SPT UNTUK PELAKU UMKM KOTA BANJARMASIN Analisa; Wahyuni; Riri Velina Sari
Jurnal Pengabdian Eksplorasi Humaniora Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Eksplorasi Humaniora
Publisher : Program Studi Administrasi Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ekshum.v1i1.4

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan pelatihan bagi para pelaku UMKM dengan memberikan pemahaman tentang syarat, perhitungan dan tata cara pelaporan pajak penghasilan khususnya melalui e-SPT. Permasalahan mitra yang akan diselesaikan dalam kegiatan ini adalah sebagian UMKM di kota Banjarbaru dan sekitarnnya belum memahami tentang pengisian SPT dan penggunaan e-SPT untuk melaporkan kewajiban perpajakannya. Metode yang diterapkan untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan memberikan Pelatihan secara langsung untuk mengisi e-SPT. Kegiatan ini dibagi menjadi 3 tahap sesi perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Dari hasil Kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan pengetahuan setelah mengikuti kegiatan Pelatihan. Artinya, tujuan dari PKM ini telah tercapai. Rata-rata hasil angket kepuasan menunjukkan bahwa mitra (peserta) puas dengan materi, metode penyampaian, dan keseluruhan Pelatihan
PELATIHAN PEMASARAN DENGAN MEMANFAATKAN DIGITAL MARKETING UNTUK PRODUK OLAHAN PURUN DI KECAMATAN HAUR GADING HSU Utomo, Setio Utomo; Humaidi; Fahrurazi; Isty Juraiha
Jurnal Pengabdian Eksplorasi Humaniora Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Eksplorasi Humaniora
Publisher : Program Studi Administrasi Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ekshum.v1i1.5

Abstract

ABSTRAK: Kelompok Usaha Kerajinan Purun Maju Bersama menjadi mitra sebab adanya permasalahan-permasalahan yang terjadi yaitu Produk-produk purun kebanyakan masih memiliki nilai ekonomi yang relatif rendah dan belum bisa bersaing di skala nasional maupun internasional, Kurangnya dukungan pemerintah, yaitu lemahnya regulasi dan kebijakan yang berkelanjutan dalam pengelolaan komoditas unggulan seperti purun, Belum optimal dan kurangnya pemahaman dalam memanfaatkan teknologi yang lebih tepat dalam meningkatkan daya jual produk purun, Belum optimal dan kurangnya pemahaman umkm dalam penggunaan digital sebagai promosi yang efektif dan efisiensi dalam memasarkan produk purun, Perubahan perilaku konsumen di era digital, pembatasan aktivitas fisik dan sosial menjadi katalis bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pelatihan pemasaran digital marketing kepada kerajinan purun di Kawasan lahan Basah Kecamatan Haur Gading Kabupaten Hulu Sungai Utara. Hasil pelaksanaan kegiatan ini adalah kerajinan purun semakin dikenal oleh masyarakat luas melalui digital marketing yakni melalui media sosial dan marketplace. Dengan adanya digital marketing tentunya memberikan informasi tentang spesifikasi produk yang di jual, jenis, motif dan berbagai hal yang membuat konsumen lebih tertarik sehingga mampu meningkatkan penjualan Kata kunci : Kerajinan Purun, Digital Marketing, Kawasan Lahan Basah ABSTRACT: The Purun Maju Bersama Handicraft Group has become a partner because of the problems that occur, namely most of the purun products still have a relatively low economic value and cannot compete on a national or international scale, Lack of government support, namely weak regulations and sustainable management of excellence such as purun, not yet optimal and lack of understanding in utilizing more appropriate technology in increasing the selling power of purun products, suboptimal and lack of understanding of MSMEs in using digital as an effective and efficient promotion in marketing purun products, digital era behavior, changes in physical and social activities become a catalyst for Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs). The result of the implementation of this activity is the purun craft which is known by the wider community through digital marketing, namely through social media (Instagram, Facebook) and marketplace (shopee, Lazada and so on). With digital marketing, of course, providing information about the specifications of the products being sold, types, motifs and various things that make consumers more interested so as to increase sales Keywords: Purun Craft, Digital Marketing, Wetland Area
SOSIALISASI RENCANA PENGEMBANGAN DESA WISATA KAMPUNG TERAPUNG UNTUK MENINGKATKAN PARIWISATA DAN PEREKONOMIAN PRODUKTIF DI DESA LOKBAINTAN LUAR Dyah Sri Wulandari; Dedek Yahya Darmadi; Saidatun Nisa; Angga Irawan
Jurnal Pengabdian Eksplorasi Humaniora Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Eksplorasi Humaniora
Publisher : Program Studi Administrasi Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ekshum.v1i1.6

Abstract

ABSTRAK: Lok Baintan  adalah salah satu desa di Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, Indonesia. Desa ini terkenal dengan Pasar Terapung Lok Baintan. Mata pencaharian yang berada di Desa Lok Baintan sebagian besar yaitu seperti pedagang dan petani. Perdagangan merupakan mayoritas pencaharian penduduk khususnya di pasar terapung Lok Baintan. Barang yang di jual di pasar terapung ini berbagai macam seperti buah-buahan, sayur-sayuran dan lain-lain yang di petik dari hasil pertanian yang kemudian dijual di pasar terapung Lok Baintan luar. Hasil dari yang diperjual belikan di pasar terapung Lok Baintan didapatkan langsung sebagian besarnya dari bertani masyarakat setempat. Masalah yang didapatkan adalah masyarakat mengeluh bahwa menurunnya jumlah kunjungan wisatawan dipasar terapung Lok Baintan Luar hal ini disebabkan sebagian pedagang maupun penjual telah berpindah tempat ke pasar terapung di daerah lain sehingga perlunya pengembangan desa demi mengembalikan minat wisatawan untuk datang kembali ke Desa Lok Baintan Luar, melalui program ini penulis memberikan beberapa solusi yaitu dengan memberikan pengetahuan mengenai Desa Wisata dan cara mengembangkan Kawasan Desa dengan mewujudkan terciptanya Desa Wisata Kampung Terapung, dengan harapan inovasi yang dilakukan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat Kata kunci : Pasar Terapung, Desa Wisata, Kampung Terapung, Pertumbuhan Ekonomi     ABSTRACT: Lok Baintan is a village in Sungai Tabuk District, Banjar Regency, South Kalimantan Province, Indonesia. This village is famous for the Lok Baintan Floating Market. Most of the livelihoods in Lok Baintan Village are traders and farmers. Trade is the majority of the population's livelihood, especially in the Lok Baintan floating market. Goods that are sold in this floating market are various kinds such as fruits, vegetables and others which are picked from agricultural products which are then sold in the outer Lok Baintan floating market. Most of the results that are traded at the Lok Baintan floating market are obtained directly from the farming of the local community. The problem found is that people complain that the decrease in the number of tourist visits to the Lok Baintan Luar floating market is due to the fact that some traders and sellers have moved to floating markets in other areas so that the need for village development is to restore tourist interest in coming back to Lokbaintan Luar Village, through the program In this article, the author provides several solutions, namely by providing knowledge about Tourism Villages and how to develop Village Areas by realizing the creation of a Floating Village Tourism Village, with the hope that the innovations carried out can increase the economic growth of the community Keywords: Floating Market, Tourism Village, Floating Village, Economic Growth
PENGEMBANGAN KELOMPOK USAHA MADU KELULUT DI DESA ANTAR RAYA KECAMATAN MARABAHAN KABUPATEN BARITO KUALA Irwansyah; Saladin Ghalib; Siti Rusidah; Fitriyadi; Sugiharto; Riski Muslim Hidayat
Jurnal Pengabdian Eksplorasi Humaniora Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Eksplorasi Humaniora
Publisher : Program Studi Administrasi Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ekshum.v1i1.7

Abstract

ABSTRAK: Madu merupakan sumber komoditi yang banyak diperlukan bagi industri farmasi, kosmetik, dan makanan, di samping konsumsi sehari-hari. Madu menurut hasil riset diketahui mengandung 24 macam zat gula, di samping mengandung zat ferment, vitamin mineral, asam, asam-asam amino, hormon, zat bakterisidal an bahan-bahan aromati. Adapun kegiatan – kegiatan yang dilakukan oleh para peserta pada kegiatan Pengabdian pada masyarakat didesa tersebut adalah Ramah Tamah & Focus Group discussion (FGD) dan Kegiatan Kunjungan ke kelompok UMKM. Pelaksanaan kegiatan Pengabdian Pada masyarakat (P2M) yang diprogram secara konsepsi dengan menargetkan sasaran masyarakat kelompok pelaku usaha kecil, dengan menyesuaikan antara basis keilmuan dengan realitas lapangan adalah merupakan hal yang dinilai sangat baik untuk selalu dipertahankan dan ditingkatkan. Begitu juga demikian halnya konsepsi dari Pengabdian Pada Masyarakat (P2M), yang selama ini telah berdasarkan atas kebutuhan masyarakat dalam hal ini Kelompok Usaha dan bukan hanya paket program yang jauh dari kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat khususnya pada masyarakat kelompok Usaha Madu kelulut desa Antar raya kecamatan Marabahan Batola. Kata kunci : Kelompok Usaha, Madu Kelulut, Desa Antara Raya ABSTRACT: Kelulut honey is a commodity source that is much needed for the pharmaceutical, cosmetic and food industries, in addition to daily consumption. Honey, according to research results, is known to contain 24 kinds of sugars, in addition to containing ferment substances, vitamins, minerals, acids, amino acids, hormones, bactericidal substances and aromatic ingredients. The activities carried out by the participants in the Community Service activities in the village were Friendly & Focus Group Discussions (FGD) and Visits to MSME groups. The implementation of Community Service activities which are programmed conceptually by targeting the community as small business actors, by adjusting the scientific base with the realities of the field is something that is considered very good to always be maintained and improved. Likewise, the concept of Community Service, which so far has been based on the needs of the community, in this case the Business Group and not just a program package that is far from the needs and problems faced by the community, especially in the Kelulut Village Honey Business group. highway Marabahan Batola sub-district. Keywords: Business Group, Kelulut Honey, Antara Raya Village Keywords: Business Group, Kelulut Honey, Antara Raya Village
Edukasi Membangun Personal Branding di Media Sosial Bagi Siswa OSIS SMK 2 Banjarmasin Rizki Apriliyanti; Riska Aulia Noor; Fika Fibriyanita; Adinda Fiorentina
Jurnal Pengabdian Eksplorasi Humaniora Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Eksplorasi Humaniora
Publisher : Program Studi Administrasi Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ekshum.v2i1.10

Abstract

ABSTRAK: Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di SMK 2 Banjarmasin dengan mengusung tema anak muda harus berani berekspresi. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada hari rabu, 29 November 2023 dengan bentuk pelaksanaan kegiatan yang terdiri dari ceramah penyampaian materi, sosialisasi, dan diskusi tanya jawab.  Sementara evaluasi yang dilakukan dalam kegiatan PKM dengan analisis hasil pelaksanaan dalam bentuk analisis kualitatif deskriptif. Berdasarkan kegiatan pengabdian yang dilaksanakan di SMK 2 Banjarmasin dapat disimpulkan para peserta pada dasarnya memiliki keinginan untuk mengekspresikan diri mereka ke orang banyak terutama di media sosial, akan tetapi persepsi yang ramai di kalangan mereka yang menghambat keberanian mereka, pengabdian ini kemudian memberikan dorongan kepada peserta untuk berani berekspresi di media sosial sebagai bentuk membangun personal branding yang positif untuk keuntungan mereka di masa yang akan datang. Kata kunci : Personal Branding, Sosial Media, Pengabdian, Edukasi ABSTRACT: This service activity was carried out at SMK 2 Banjarmasin with the theme that young people must dare to express themselves. This service activity was carried out on Wednesday, November 29 2023 in the form of activities consisting of lectures delivering material, socialization, and question and answer discussions. Meanwhile, evaluation is carried out in PKM activities by analyzing implementation results in the form of descriptive qualitative analysis. Based on the service activities carried out at SMK 2 Banjarmasin, it can be concluded that the participants basically have the desire to express themselves to many people, especially on social media, but the public perception among them hinders their courage. This service then gives encouragement to the participants to dare to express themselves on social media as a form of building positive personal branding for their future benefits. Keywords: Personal Branding, Social Media, Community Service, Education
Meningkatkan Literasi Digital Untuk Memerangi Penyebaran Hoax Pada Siswa SMPN 2 Banjarbaru Gina Liliana; Lieta Dwi Novianti; Riska Aulia Noor; Hanan Latifah
Jurnal Pengabdian Eksplorasi Humaniora Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Eksplorasi Humaniora
Publisher : Program Studi Administrasi Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ekshum.v2i1.11

Abstract

ABSTRAK: Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di SMPN 2 Banjarbaru dengan mengusung tema meningkatkan literasi digital untuk memerangi penyebaran hoaks. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada hari Selasa, 28 November 2023 dengan bentuk pelaksanaan kegiatan yang terdiri dari ceramah penyampaian materi, sosialisasi, dan diskusi tanya jawab.  Sementara evaluasi yang dilakukan dalam kegiatan PKM dengan analisis hasil pelaksanaan dalam bentuk analisis kualitatif deskriptif. Berdasarkan kegiatan pengabdian yang dilaksanakan di SMPN 2 Banjarbaru dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini mengedukasi para siswa bagaimana tentang cara memverifikasi informasi online, meningkatkan pemahaman mengenai risiko penyebaran hoaks, serta memberikan keterampilan dalam menggunakan media digital secara bijak untuk mengurangi penyebaran informasi palsu Kata kunci : Hoax, Sosial Media, Pengabdian, Edukasi, Literasi Digital ABSTRACT: This service activity was carried out at SMPN 2 Banjarbaru with the theme of increasing digital literacy to combat the spread of hoaxes. This service activity was carried out on Tuesday, November 28 2023 day with the form of implementation of the activity consisting of lectures delivering material, socialization, and question and answer discussions. Meanwhile, evaluation is carried out in PKM activities by analyzing implementation results in the form of descriptive qualitative analysis. Based on the service activities carried out at SMPN 2 Banjarbaru, it can be concluded that this activity educates students on how to verify online information, increases understanding of the risks of spreading hoaxes, and provides skills in using digital media wisely to reduce the spread of false information. Keywords: Hoax, Social Media, Community Service, Education, Digital Literacy
Pemanfaatan Jejaring Sosial Sebagai Sarana Bisnis Pada Karang Taruna “Putra Harapan” Desa Bumi Jaya Kecamatan Pelaihari Setio Utomo; Humaidi; Sugiharto; Ahmad Ehsan; Rangga Novansyah; Farah Amalia; Ria Anis Rosyidah
Jurnal Pengabdian Eksplorasi Humaniora Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Eksplorasi Humaniora
Publisher : Program Studi Administrasi Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ekshum.v2i1.12

Abstract

ABSTRAK: Program kemitraan masyarakat akan dilaksanakan pada Karang Taruna “Putra Harapan” yang berlokasi di Desa Bumi Jaya Kecamatan Pelaihari menjadi mitra sebab adanya permasalahan yakni sulitnya dalam memasarkan produk tanaman hidroponik, kurangnya kesadaran konsumen akan manfaat hidroponik, harga jual hidroponik masih relatif tinggi, dan sistem pengawasan dan perawatan yang lebih insentif daripada sistem pertanian konvensional. Metode kegiatan berisi tentang uraian secara ringkas, praktis, ilmiah, dan bersifat aplikatif. Adapun metode yang akan digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah, tanya jawab, tugas, latihan praktik dan simulasi. Adanya kombinasi penggunaan metode ini diharapkan tujuan dari kegiatan ini dapat tercapai secara optimal. Selanjutnya melakukan wawancara, yaitu tanya jawab dengan Karang Taruna “Putra Harapan” terkait penggunaan teknologi khususnya jejaring sosial sebagai media  sarana bisnis dalam mengembangkan bisnis tanaman hidroponik di desa Bumi Jaya Kecamatan Pelaihari. Hasil pelaksanaan pengabdian pada Karang Taruna “Putra Harapan” Desa Bumi Jaya Kecamatan Pelaihari yang memasarkan produknya yakni tanaman hidroponik dapat terus dikembangkan dengan pemanfaatan jejaring sosial (whatsapp dan Instagram) kini dikembangkan melalui marketplace agar konsumen bisa melihat dengan berbagai media   Kata kunci : Jejaring Sosial, Sarana Bisnis, Karang Taruna ABSTRACT: The community partnership program will be implemented at Karang Taruna "Putra Harapan" located in Bumi Jaya Village, Pelaihari District, becoming a partner because of problems, namely the difficulty of marketing hydroponic plant products, lack of consumer awareness of the benefits of hydroponics, the selling price of hydroponics is still relatively high, and a monitoring and maintenance system that is more incentive than conventional agricultural systems. The activity method contains a brief, practical, scientific and applicable description. The methods that will be used in this activity are lectures, questions and answers, assignments, practical exercises and simulations. By combining the use of these methods, it is hoped that the objectives of this activity can be achieved optimally. Next, conduct an interview, namely a question and answer session with Karang Taruna "Putra Harapan" regarding the use of technology, especially social networks as a business media in developing the hydroponic plant business in Bumi Jaya village, Pelaihari subdistrict. The results of the service implementation at Karang Taruna "Putra Harapan" Bumi Jaya Village, Pelaihari District, which markets its products, namely hydroponic plants, can continue to be developed by using social networks (whatsapp and Instagram) and is now being developed through a marketplace so that consumers can see it using various media Keywords: Social Networks, Business Facilities, Karang Taruna
Manajemen Kewirausahaan Bagi Ibu-Ibu PKK Dalam Mengembangkan UMKM Produk Olahan Kerupuk Tempe Di Desa Bumi Jaya Kecamatan Pelaihari M. Hasanur Arifin; Rasyidi; Dimas Azhar Maulana; Rahmawati; Maulidia Fitria; Adella Nagma Agnesia; Nurhaliza Nabila Rahmah
Jurnal Pengabdian Eksplorasi Humaniora Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Eksplorasi Humaniora
Publisher : Program Studi Administrasi Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ekshum.v2i1.13

Abstract

ABSTRAK: Program kemitraan masyarakat akan dilaksanakan pada Ibu-Ibu PKK Dalam Mengembangkan UMKM  Produk Olahan Kerupuk Tempe Di Desa Bumi Jaya Kecamatan Pelaihari Kabupaten Tanah Laut menjadi mitra sebab adanya permasalan-permasalahan yang terjadi yaitu akses permodalan yang terbatas karena kurangnya kepercayaan kreditur pada pelaku bisnis UMKM, belum memiliki catatan keuangan yang rapi sehingga tidak dapat menggambarkan kondisi keuangan sesungguhnya, pemasaran masih dilakukan secara direct selling dengan lingkup sekitar wilayah Kecamatan Pelaihari karena tidak adanya biaya pemasaran, dan inovasi produk kurang karena keterbatasan teknologi yang digunakan. Metode kegiatan berisi tentang uraian secara ringkas, praktis, ilmiah, dan bersifat aplikatif. Adapun metode yang akan digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah, tanya jawab, tugas, latihan praktik dan simulasi. Adanya kombinasi penggunaan metode ini diharapkan tujuan dari kegiatan ini dapat tercapai secara optimal. Selanjutnya melakukan wawancara, yaitu tanya jawab dengan UMKM tentang penggunaan aplikasi keuangan. Hasil pelaksanaan pengabdian pada Ibu-Ibu PKK di Desa Bumi Jaya Kecamatan Pelaihari diberikan materi tentang manajemen kewirausahaan. Selanjutnya lebih khusus di berikan materi di bidang keuangan dan dilakukan simulasi pembuatan pelaporan keuangan sehingga mampu memberikan laporan keuangan jalannya UMKM Produk Olahan Kerupuk Tempe Kata kunci : Manajemen Kewirausahaan, Ibu-Ibu PKK, UMKM   ABSTRACT: The community partnership program will be implemented for PKK women in developing UMKM Processed Tempe Cracker Products in Bumi Jaya Village, Pelaihari District, Tanah Laut Regency to become partners because of the problems that occur, namely limited access to capital due to a lack of creditors' trust in MSME business actors, yet has neat financial records so that it cannot describe the actual financial condition, marketing is still carried out by direct selling within the Pelaihari District area because there are no marketing costs, and product innovation is lacking due to the limited technology used. The activity method contains a brief, practical, scientific and applicable description. The methods that will be used in this activity are lectures, questions and answers, assignments, practical exercises and simulations. By combining the use of these methods, it is hoped that the objectives of this activity can be achieved optimally. Next, conduct interviews, namely questions and answers with MSMEs about the use of financial applications. As a result of the service implementation, PKK mothers in Bumi Jaya Village, Pelaihari District were given material on entrepreneurial management. Next, more specifically, material in the financial sector is provided and a simulation of making financial reports is carried out so that they are able to provide financial reports on the running of MSMEs for Tempe Cracker Processed Products. Keywords: Entrepreneurship Management, PKK Women, MSMEs

Page 1 of 3 | Total Record : 21