Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar sejarah siswa kelas XII-1 di SMA Negeri 8 Samarinda. Metode PTK digunakan dengan desain Classroom Action Research yang melibatkan empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, tes evaluasi, dan dokumentasi, dan dianalisis dengan menggunakan indikator kinerja serta kriteria ketuntasan belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum penerapan metode pembelajaran kooperatif model peta konsep, rata-rata prestasi belajar siswa belum mencapai nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Namun, setelah penerapan metode tersebut, rata-rata prestasi belajar meningkat dan mencapai atau melebihi KKM. Hasil analisis data juga menunjukkan pengaruh signifikan dari metode ini terhadap prestasi belajar siswa. Oleh karena itu, Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan temuan ini, peneliti memberikan sejumlah saran, seperti mendorong siswa untuk mencapai nilai sesuai KKM, guru perlu merencanakan penyampaian materi dengan baik, kepala sekolah perlu mendukung penyediaan sarana pembelajaran, guru dapat berinovasi dengan menggabungkan berbagai model atau media pembelajaran, dan penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk memperbaiki kelemahan dalam penelitian ini. Penelitian ini memberikan wawasan penting mengenai penggunaan metode pembelajaran kooperatif model peta konsep dalam meningkatkan prestasi belajar siswa sejarah di sekolah.
Copyrights © 2023